JAMBI- Masyarakat perlu mengetahui beberapa dampak kabut asap terhadap manusia. Hal ini agar masyarakat memahami cara pencegahannya agar tidak terpapar.
Kepala Dinas Kesehatan Kota Jambi Ida Yuliati mengatakan bahwa kabut asap dapat mengakibatkan beberapa gejala penyakit seperti iritasi kulit atau gatal-gatal, mata perih, dan juga diare.
"Karena kabut asap juga ada partikel-partikel seperti debu yang berterbangan, maka tanpa kita sadari saat kita memegang sesuatu dan kita mengambil makanan, maka itu bisa mencegah gangguan pencernaan seperti diare," kata Ida saat memberikan arahan kepada Kepala Sekolah SD, SMP negeri/swasta di Aula Grya Mayang Rumah Dinas Wali Kota Jambi, Rabu (11/9).
Selain gangguan penyakit tersebut juga bisa menimbulkan adanya sesak nafas (asma), bahkan hingga menyebabkan infeksi saluran pernapasan akut (ISPA).
"Jangka panjang bisa menimbulkan penyakit paru," katanya.
Oleh karena itu dirinya menyarankan kepada masyarakat untuk selalu menjaga kesehatan tubuh, seperti banyak minum air putih, memakan buah dan sayur. Selain itu juga mengurangi aktivitas di luar ruangan atau beraktivitas di luar ruangan dapat menggunakan masker.
"Data yang masuk dari awal September hingga sekarang ini sudah 2400 yang terkena ISPA. Jumlah ini mengalami peningkatan dibandingkan bulan-bulan sebelumnya," katanya. (ali)