Tak Terima di Beritakan, Pelaku PETI Ancam Wartawan
MERANGIN - Sempat diberikan berapa waktu lalu berbagai wartawan yang bertugas di Merangin Dugaa PETI berkosok Galian C yang beroperasi Desa Seling Kecamatan Tabir disepanjang sungai Tabir.
Seorang media online lokal yang bertugas meliput diduga PETI, mendapat ancaman dari pelaku PETI dikarenakan tidak terima diberitakan.
Baca Juga: Jadi Tersangka KPK, Rizal Djalil Akan Buka Dua Daerah Dinasti Politik Korupsi di Jambi
Yasdi salah satu wartawan media online di Merangin diancam saat dirinya hendak pergi kesungai untuk mandi.
"Sewaktu saya hendak mandi disungai, sekitar pukul 12.15 wib saya dipanggil operator alat agar segera mendatanginya, namun saya tanya kembali, ada apa,? pelaku menjawab ada runding kesikolah dulu,"ungkap yasdi menirukan logat pelaku PETI.
Meskipun pelaku PETI ngotot mengajak dirinya berbicara, awak media tersebut tidak langsung mengamini, Setelah berbincang dari jarak yang berjauhan pelaku langsung berbicara dengan nada tinggi.
"Kesikolah kawan dulu, maaf bang aku nak shalat jumat, kagek bae sudah shalat jumat, sebentar bae,"ujar pelaku.
Setelah awak media tersebut tidak mau juga mendatangi pelaku, lantas pelaku dari seberang sungai dilokasi aktifitas PETI berkata dengan ucapan membentak.
"Ngapo Kawan Foto foto, jangan sombong pangkat kawan wartawan, aku tunggu disimpang Seling awas kau,"pungkasnya.(lil)