Warga Tebo Serukan Tak Pilih AJB di Pilgub Jambi

Minggu, 27 Oktober 2019 - 14:52:18 WIB - Dibaca: 4835 kali

(Liga/Jambione.com)

TEBO- Pernyataan Asafri Jaya Bakri (AJB), Walikota Sungai Penuh yang merupakan salah satu bakal calon Gubernur Jambi terkait Infrastruktur di Kabupaten Tebo yang membuat kendaraannya tidak bisa lewat (Nyangkut) disejumlah media terus menuai kecaman, kali ini tidak tanggung- tanggung, salah satu warga yang merupakan tokoh masyarakat Kelurahan Sungai Bengkal Kecamatan Tebo Ilir secara terang- terangan menyerukan agar seluruh warga Tebo untuk tidak memilih AJB di Pilgub Provinsi Jambi tahun 2020 mendatang.

"Saya mengajak seluruh warga Kabupaten Tebo untuk tidak memilih calon pemimpin seperti AJB yang telah nyinyir terhadap pembangunan di Tebo," kata Efri Handayani, Sekretaris Lembaga Adat Melayu Jambi Kelurahan Sungai Bengkal kepada Jambione.com, minggu (27/20).

Dirinya mengatakan pernyataan seorang  publik figur seperti AJB tersebut berdampak tidak baik terhadap perkembangan ekonomi di Kabupaten Tebo, salah satu contohnya di bidang pariwisata.

"Contoh kecilnya saja, gara- gara baca statemen Pak AJB di media yang bilang mobilnya nyangkut di Tebo, teman saya dari sumatera selatan sempat ragu untuk datang, padahal kedatangannya ke Tebo bertujuan untuk mengunjungi tempat wisata di Tebo, yakni Air Panas dan Danau Sigombak," jelas Efri.

Dia juga mengatakan statemen AJB yang mengatakan bahwa tidak ada perkembangan pembangunan di Kabupaten Tebo juga sangat bertolak belakang dengan fakta di lapangan.

"Pernyataan AJB tersebut bertolak belakang dengan fakta di lapangan, buktinya Tebo sudah punya stadion, masjid agung, punya masjid mini di setiap kecamatan dan sejumlah tempat- tempat wisata yang layak dikunjungi, begitu pula dengan jalan yang kondisinya sudah jauh lebih, bahkan di Tebo Tengah sudah jalur dua," ungkap Efri.

Menurutnya pernyataan yang disampaikan AJB tersebut bukan bentuk kritik yang membangun, melainkan bertujuan untuk menjatuhkan Bupati Tebo sebagai lawan politiknya, yang Ia anggap punya Kans besar di Pilgub Jambi tahun 2020 mendatang.

"Saya pastikan pernyataan AJB itu bukan bentuk dari kritikan yang membangun, melainkan hanya bertujuan untuk menjatuhkan Pak Sukandar yang dianggap sebagai lawan beratnya apabila sama- sama maju di Pilgub Jambi mendatang," pungkas Efri. (lga)



Tags:


BERITA BERIKUTNYA