Tak Ambisi Dan Tak Sosialisasi, Elektabilitas Sukandar Masuk 4 Besar

Rabu, 13 November 2019 - 10:44:52 WIB - Dibaca: 2681 kali

(Liga/Jambione.com)

TEBO- Dilangsir dari JAMBERITA.COM, hasil survey dari Lembaga Riset Idea Institute Indonesia terhadap kandidat yang berpeluang maju di Pilgub Jambi 2020 mendatang menempatkan Elektabilitas Bupati Tebo, H Sukandar,S.Kom,M.Si di posisi keempat setelah HBA, SY Fasha Dan Fachrori Umar.

Lembaga Riset Idea Institute Indonesia melakukan survei pada 18-23 Februari 2019 lalu. Survei melibatkan 1.200 responden yang tersebar di seluruh Kecamatan se-Provinsi Jambi. Pada posisi itu, beberapa kandidat tersebut belum melakukan sosialisasi.

"Responden dipilih menggunakan metode multistage random sampling. Margin of error dalam survei ini kurang-lebih 2,9% dengan tingkat kepercayaan 95%,’’ jelas peneliti Idea Institute DR Jafar Akhmad.

Survei melibatkan responden jenis kelamin laki-laki 48 % dan perempuan 52 %. Idea Institute juga memetakan tingkat pendidikan warga Jambi. Idea Institut memetakan kandidat potensial yang berpeluang maju di Pilgub Jambi 2020 mendatang. Ada tokoh lama dan ada tokoh baru. Tokoh lama yang muncul seperti HBA dan Fachrori Umar. Sementara, deretan nama baru ada SY Fasha, Walikota Sungai Penuh AJB, Cek Endra Bupati Sarolangun, Muchlis Kapolda Jambi, Sukandar Bupati Tebo, dan Syafrial, Bupati Tanjabbar.

‘’Berdasarkan survei (Persentase dari total responden), tingkat elektabilitas HBA bertengger di posisi teratas mencapai angka 30,8 %. Sy Fasha, Walikota Jambi berada diposisi kedua dengan tingkat elektabilitas mencapai 14,7 %. Urutan ketiga Fachrori Umar dengan elektabilitas 5,3%. Sukandar menempati posisi keempat dengan tingkat elektabilitas mencapai 4,5%.  Posisi kelima Walikota Sungai Penuh Asafri Jaya Bakri (AJB) dengan tingkat elektabilitas 2,9 %. Sementara elektabilitas tokoh lainnya masih berada dibawah angka 2,7 %, seperti Bupati Tanjab Barat Syafrial, Kapolda Jambi Muchlis dan Bupati Sarolangun Cek Endra. Jumlah warga yang belum menyatakan pilihan sebanyak 35,2 %. Tertinggi berada di Kabupaten Bungo (59,5%) dan Tanjab Timur (52,4%),’’ beber doktor ilmu politik UI ini. (lga)



Tags:


BERITA BERIKUTNYA