Tidak semua keterangan Apif dan Iim diakui mantan pimpinan dan anggota DPRD Provinsi Jambi periode 2014-2019. Cornelis Buston misalnya. Saat dikonfrontir dengan keterangan Apif, mantan Ketua DPRD Provinsi Jambi ini mengaku baru mengetahui dirinya disebut minta proyek dengan nilai Rp 30 sampai 50 Miliar. Bahkan hingga deal Rp 1 Miliar. "Saya tidak tahu yang mulia. Saya baru tahu itu di sini. Karena semuanya Apif bertemu Almarhum (Zoerman Manaf), bukan ke saya,"bantahnya.
Selain Cornelis, debat panas antara juga terjadi antara Apif dan Ar Syahbandar. Keduanya
Keduanya saling bantah keterangan soal permintaan proyek. Perdebat bermula ketika JPU KPK bertanya soal adanya permintaan proyek oleh Syahbandar kepada Apif Firmansyah.
Syahbandar membantah keterangan Apif tersebut. Menurut Syahbandar, dirinya tidak pernah minta proyek ke Apif. "Saya tidak pernah minta proyek ke Apif," ujarnya.
Sementara Apif saat ditanya JPU mengatakan Syahbandar ada minta proyek. Saat itu, Syahbandar mengajaknya bertemu di tempat ngopi. "Saat itu Syahbandar mengatakan siap mendukung semua program pak Zumi Zola dan kemudian akhirnya minta proyek," ungkapnya.
Namun Syahbandar kembali membantah pernyataan itu. Syahbandar mengakui dirinya bertemu dengan Apif Firmansyah, tapi tidak minta proyek. "Saya jelaskan. Pertemuan itu sebelum paripurna. Saat itu saya mendengar nama pak Apif Firmansyah ini lebih besar dari Bupatinya di Tanjabtim. Jadi saya penasaran dan ingin kenal. Akhirnya saya ajak bertemu. Saya memang mengatakan akan mendukung program Zumi Zola dan kemudian mengatakan minta perhatiannya, bukan minta proyek," jelas Syahbandar.
Namun lagi lagi pernyataan Syahbandar itu langsung dijawab oleh Apif. "Ya setahu saya minta perhatian ya minta proyek," tegas Apif.(isw)