JAMBIONE.COM, JAMBI- Ini kabar gembira bagi petani kelapa sawit di Provinsi Jambi. Memasuki pekan ke dua Desember ini harga tandan buah segar (TBS) sawit di beberapa daerah terus menunjukkan tren positif. Periode 5 -12 Desember Harga TBS sawit menguat 2,3 persen menjadi 1.725/ kg.
Tren makin membaiknya harga TBS sawit ini diungkapkan Kadis Perkebunan Provinsi Jambi, Agusrizal, Selasa (10/12) kemarin. " Sawit usia 10-20 tahun naik menjadi 1.725/ kg," katanya.
Menurut Agus, kenaikan ini sekaligus menjadi rekor harga tertinggi TBS sawit di provinsi Jambi selama tahun 2019. Harga TBS sawit yang terus menunjukkan tren positif ini, kata dia, merupakan salah satu dampak program B30 yang akan mulai di optimalkan pemerintah pada tahun 2020 mendatang.
Melalui program ini, nantinya akan lebih banyak menyerap CPO untuk memenuhi kebutuhan minyak dalam negeri. "Melalui program B30 ini akan banyak menyerap CPO untuk konsumsi dalam negeri. Sehingga permintaan ke petani sawit juga akan meningkat," paparnya.
B30 merupakan program pencampuran 30 persen bio solar dengan CPO. Saat ini pemerintah telah melakukan program B20, yaitu pencampuran 20 persen bio solar dengan CPO kelapa sawit. Kedepannya, persentase percampuran tersebut akan ditingkatkan menjadi 30 persen. Tujuannya untuk meningkatkan pendapatan petani sawit, agar hasil sawit petani dapat terserap untuk kebutuhan dalam negeri.
Adapun daftar harga sawit periode 5-12 Desember 2019, sebagai berikut; sawit umur 3 tahun Rp 1359,25/Kg, umur 4 tahun Rp 1.439,43/kg, umur 5 tahun 1.506,59/kg, umur 6 tahun 1.570,24/kg, umur 7 tahun 1.610/ kg, umur 8 tahun 1.643,18/kg dan umur 9 tahun 1.676,21/kg. Selanjutnya, sawit umur 10-20 tahun naik menjadi 1.725,39/kg, umur 21-24 tahun 1.671,7/kg, dan umur 25 tahun 1.591,74/kg.
Sementara itu harga minyak sawit mentah (CPO) ditetapkan 8.033,33/kg dan harga kernel 4.189,35/kg dengan indeks K 87,24%.(cr2)