Ini Identitas Janda Yang Ditemukan Tewas Terikat Dan Membusuk di Tebo

Rabu, 25 Desember 2019 - 15:06:51 WIB - Dibaca: 7860 kali

(Liga/Jambione.com)

TEBO- Suyanti (42), Warga Jalan Randu 2 unit VI Desa Tirta Kencana Kecamatan Rimbo Bujang  Kabupaten Tebo ditemukan sudah tidak bernyawa dalam kondisi kaki dan tangan terikat dikediamannya.

Informasi yang dirangkum Jambione.com, jasad korban yang belakangan diketahui adalah seorang janda ini sudah menimbulkan bau tak sedap saat pertama kali ditemukan oleh saudaranya sendiri, Mutiatun, selasa (24/12/2019) sekitar pukul 20.00 Wib.

Kedatangan Mutiatun kerumah korban berawal dari kecemasan dan rasa penasaran karena selain beberapa hari tidak terlihat,  respon dari korban saat dihubungi via ponsel juga tidak ada.

" Biasanya Almarhumah (Suyanti, red)  setiap hari keluar rumah untuk bekerja sebagai petani karet, namun tiga hari belakangan tidak terlihat, ditelpon ke nomor ponsel yang sering dipakai korban juga tidak ada jawaban," ujar Mutiatun, rabu (26/12).

Dijelaskannya, karena cemas dan penasaran, saya datangi rumahnya, dan saya sangat terkejut mendapati korban sudah tidak bernyawa dengan kondisi kaki dan tangan terikat diatas kasur. Jenazah korban juga sudah menimbulkan bau tak sedap serta motor honda jenis Revo milik korban juga tidak terlihat.

" Tidak menunggu lama, saya segera memberi tahu warga yang lain dan selanjutnya karena kematian ini dianggap janggal saya melaporkan hal ini ke Mapolsek Rimbo Bujang," kata Mutiatun.

Hasil olah TKP sementara oleh Pihak Polres Tebo dan Polsek Rimbo Bujang menemukan kamar korban dalam keadaan berantakan. Almari pakaian juga terlihat seperti dibuka paksa. Ditemukan pula parang yang tergeletak di atas meja.

Dugaan sementara, korban adalah korban perampokan dan tewas karena dibunuh. Telepon seluler dan motor milik korban tidak ditemukan.

Kondisi korban yang setengah bugil dengan kondisi kaki dan tangan terikat menimbulkan dugaan korban mengalami kekerasan sebelum tewas.

Menurut keterangan keluarga, korban sehari-hari memang tinggal seorang diri dan bekerja sebagai petani kebun karet. Keluarga terakhir kali berkomunikasi dengan korban pada Sabtu (21/12). 

"Saat ini penyebab kematian masih dalam penyelidikan, pastinya penyebab kematian korban kita masih menunggu hasil visum dokter," kata Kapolsek Rimbo Bujang Iptu Joko Wibowo.

Usai melakukan identifikasi dan olah TKP, jasad korban dibawa ke RSUD Sultan Thaha Syaifudin untuk dilakukan visum. Namun keluarga korban menolak korban dilakukan otopsi. (lga)



Tags:


BERITA BERIKUTNYA