Jambione.com, MUARABUNGO – Puluhan perampok dengan menggunakan senjata api, menyatroni rumah Taufik yang berada di Jalan Rko SP 3, RT 15, RW 04, Kecamatan Limbur Lubuk Mengkuang, Muarabungo. Perampokan terjadi sekitar pukul 03.00 Wib dini hari, Rabu (11/3) kemarin.
Dari informasi yang di dapat, pelaku berjumlah 10 orang dan masing masing memiliki peran dalam melancarkan aksinya. Lima orang berada di luar dan lima lagi masuk ke dalam rumah Taufik dengan cara medobrak pintu korban dan mengajungkan senjata api serta melepaskan tembakkan sebanyak tiga kali ke udara.
Korban tidak mampu melawan karena pelaku menggunakan senjata api dan korban di sekap di dalam kamar bersama keluarganya. Selain menyekap pemilik rumah, salah seorang anak Taufik yang masih balita menjadi korban pemukulan pelaku dan tanganya di pelintir hinga terkelis.
Meski tidak ada korban jiwa, namun pelaku berhasil membawa kabur uang milik Taufik sebesar Rp 40 juta.
Tamrin, kakak korban sekaligus anggota DPRD Bungo mengatakan, adikya merupakan penampung sawit yang berada di SP 3 Limbur Lubuk Mengkuang . Tamrin menyatakan, waktu kejadian ia dan tiga temannya datang untuk menolong adiknya sambil berteriak rampok, namun pelaku menodongkan senpi ke arahnya sambil kabur. Diduga pelaku lari ke arah Desa Sungai Limau Batu Kangkung.
“Dalam kejadian tersebut kerugian yang di alami korban kisaran 40 jutaan dan pihak kepolisian tengah melakukan penanganan,” kata Kapolres Bungo melalui Polsek Limbur Lubuk Mengkuang IPTU T. T Munthe, SH MH
Kronologis perampokan diketahui, pelaku melakukan aksinya ketika korban sedang tidur bersama anak dan istrinya. “Korban mendengar suara letusan, lalu korban keluar kamar dan melihat 3 (tiga) orang telah masuk ke dalam rumahnya sambil menodongkan senjata kepada korban dan berkata “mana uang” sambil mengacak-ngacak isi rumah korban,”tutup polsek Limbur. (yad)