Bentuk Protes, Warga Tanam Pisang di Jalan Siwabessy

Rabu, 05 April 2023 - 12:35:32 WIB - Dibaca: 1536 kali

Warga Buluran Kenali, Telanaipura menanam pisang di Jalan Siwabessy
Warga Buluran Kenali, Telanaipura menanam pisang di Jalan Siwabessy (Foto: jambiprima.com/Ahmad )

JAMBIPRIMA.COM,JAMBI- Warga Buluran Kenali, Telanaipura menanam pisang di Jalan Siwabessy. Hal itu sebagai bentuk protes karena cara yang rusak tidak kunjung diperbaiki. Sehingga mengganggu pengguna jalan dan juga masyarakat yang berjualan di jalan tersebut.

Dengan kondisi jalan yang rusak berat, arus lalu lintas di jalan tersebut kerap macet, khususnya pada sore hari. Warga sekitar dan pengendara yang melalui jalur itu sangat mengeluhkan kondisi jalan tersebut. 

Salah satu warga setempat, Lisa saat dikonformasi mengatakan, ditanamnya pohon pisang di jalan itu merupakan bentuk protes dari warga, karena kondisi jalan yang rusak parah tidak mendapat perhatian dan perbaikan dari pemerintah.

"Tadi malam (Senin malam, red) ditanam warga. Ini suatu bentuk protes mayarakat sekitar dan masyarakat yang melintas di jalan tersebut," kata Lisa, Selasa (4/4).

Kondisi jalan ini sebut Lisa, sudah rusak berat sejak akhir 2022 lalu. Lobang jalannya sangat besar.

"Apalagi kalau kondisi hujan, jadi seperti kolam, bisa berenang. Kalau pasmnas berdebu," ujarnya.

Dirinya sebagai pelaku usaha dikawasan tersebut kata Lisa, sangat terdampak atas kerusakan jalan, sebab sebagian pengendara memlih jalan trotoar untuk menghindari lobang jalan.

"Karena trotoarnya jadi jalan, jadi pelanggan kami tidak bisa parkir lagi. Sangat berdampak pada kami," katanya.

Lisa mengaku, sejak 2005 tinggal dikawasan tersebut, belum pernah dilakukan perbaikan jalan.

"Paling hanya di tambal, tapi dua bulan rusak lagi. Tidak pernah diperbaiki seperti diaspal ulang," katanya.

Sementara Darman, salah satu penggendara yang selalu melintasi jalur tersebut menyebutkan, seolah jalan itu tidak menjadi perhatian pemerintah sebagai pihak berwenang.

"Ini jalan di tengah kota padahal, jalurnya padat. Sudah lama rusak tapi tidak ada upaya perbaikan, jangankan diaspal, ditimbupun tidak," keluhnya.

Ia mengharapkan, pemerintah manapun yang memiliki kewenangan atas jalan tersebut, supaya dapat segera melakukan perbaikan. Karena jalan itu merupakan akses utama masyarakat. 

"Tolong pikirkan juga kepentingan masyarakat ini," katanya. 

Sementara, Kepala Bidang Binamarga Dinas PUPR Kota Jambi, Agustiawan Harmain saat dikonfirmasi mengaku, bahwa jalan tersebut merupakan kewenagan Pemerintah Provinsi Jambi, sehingga pihaknya tidak bisa melakukan perbaikan pada jalan tersebut.

"Itu jalan provinsi, kita sudah sampaikan kondisinya kepada pihak provinsi. Tapi belum juga ada perbaikan," kata Agus. (Ahmad)





BERITA BERIKUTNYA