JAMBIPRIMA.COM, MERANGIN - Sudah ditertimpa Tangga malah diteripit tangga pula, itu lah yang dialami Pedagang Kaki Lima (PKL) berapa dipasar Rakyat Bangko . Selain sepi pembeli, masalah retribusi hingga sewa jutaan menanti PKL Merangin.
Seperti yang diketahui, lapak PKL di Pasar Rakyat Kota Bangko, dibanderol Rp 6 juta. Uang itu, untuk ganti biaya tenda berlogo pemerintah itu.
Tak hanya harus mencari uang tenda setelah 2 bulan menganggur pasca penertiban, PKL dikabarkan dipungut berbagai retribusi.
Terkait hal ini, Kepala DKUKMPP Kabupaten Merangin, Dadang Hikmatullah membenarkan biaya tenda Rp 6 juta. Namun soal retribusi yang konon Rp 300 ribu, Ia membantahnya
"Untuk sekarang, kawan-kawan PKL digratiskan selama 3 bulan tidak membayar retribusi. Retribusi pasar," katanya.
Retribusi pasar sendiri berkisar Rp 2 ribu perhari, diluar retribusi kebersihan. Setelah 3 bulan, PKL kembali membayar retribusi pasar.
Selain itu, PKL ternyata siap-siap bayar sewa yang tengah digodok pemerintah. Bilang Dadang, biaya sewa lahan itu sebesar Rp 1,5 juta/tahun.
"Masih digodok di BPPRD. Paling mahal Rp 1,5 juta/tahun," katanya.
Harga itu sendiri, jelas Dadang dari Perda dan dihitung permeter lapak PKL.
Sejauh ini, dari 23 tenda yang disiapkan, baru terisi 8 PKL hingga Rabu (4/6/2025) sore. DKUKMPP Merangin mengklaim, ada 17 dari 29 PKL relokasi depan Pasar Baru yang masuk dalam relokasi di Pasar Rakyat itu.
Pantauan media ini, PKL tak hanya menghadapi sepinya pasar, namun juga retribusi yang harus dibayar. Selain retribusi kebersihan Rp 2 ribu, ada pula biaya mingguan Rp 10 ribu.
Pedagang mengeluhkan pula biaya listrik yang mencapai Rp 150 ribu/bola lampu setiap bulannya. Jika PKL memasang 2 bola lampu, maka ditarik biaya Rp 300 ribu.
"Jauh nian dari tempat lama, cuma Rp 50 ribu/bulan. Itu pun kita pakai 2 lampu dan kipas angin," keluh PKL.(Lan)
Hadiah Juara Rp20 Juta, Penonton Bisa Bawa Pulang Umrah di Turnamen Voli Sungai Jernih
UIN STS Jambi Gandeng BRI, Perkuat Layanan Keuangan dan Digitalisasi Kampus
Hilangnya Dua Excavator, Mahasiswa Merangin Soroti Perbedaan Keterangan Polisi
Warga Tangkap Pelaku PETI di Puntikalo, Polres Tebo Amankan Mesin Dompeng
Status Dua Excavator Barang Bukti PETI Dipertanyakan, Wartawan Merangin Desak Kapolres Buka Perkara
960 Ribu Liter Air Disalurkan, Pemkot Jambi Perkuat Distribusi ke Wilayah Kekeringan
Jelang Iduladha, Penjual Ketupat di Kota Jambi Ramai Pembeli