960 Ribu Liter Air Disalurkan, Pemkot Jambi Perkuat Distribusi ke Wilayah Kekeringan

Selasa, 08 September 2026 - 11:14:22 WIB - Dibaca: 44 kali

Penyaluran air bersih kepada warga terdampak kekeringan di kota Jambi. Foto: David
Penyaluran air bersih kepada warga terdampak kekeringan di kota Jambi. Foto: David ()

JAMBIPRIMA.COM,. JAMBI — Pemerintah Kota Jambi terus memperkuat distribusi air bersih bagi masyarakat yang terdampak kekeringan akibat musim kemarau.

Sejumlah sumber air warga, terutama sumur yang selama ini digunakan untuk kebutuhan sehari-hari, mulai mengalami penurunan debit hingga mengering. Kondisi tersebut membuat Pemkot Jambi mengerahkan mobil tangki untuk memasok air ke wilayah yang membutuhkan.

Wali Kota Jambi, Maulana, mengatakan pemantauan ketersediaan air bersih dilakukan setiap hari untuk mengetahui kawasan yang mulai mengalami kesulitan mendapatkan pasokan.

“Saya selalu memonitor tiap hari kondisi ketersediaan air bersih di kawasan permukiman. Sebagian masyarakat menggunakan sumber air permukaan dan sumur, sekarang banyak sumur yang mulai kering,” ujar Maulana.

Menurutnya, pemerintah harus bergerak cepat agar kondisi kekeringan tidak mengganggu pemenuhan kebutuhan dasar masyarakat.

“Setiap hari itu kira-kira 35 mobil tangki mendistribusikan air. Sehari bisa mencapai 200 ribu liter air,” katanya.

Distribusi tersebut tidak hanya mengandalkan armada Pemkot Jambi. Dukungan juga datang dari TNI dan sejumlah pihak lainnya untuk memperluas jangkauan pelayanan.

Maulana meminta camat dan lurah aktif berkoordinasi serta melaporkan wilayah yang mengalami kekeringan sehingga penyaluran air dapat dilakukan secara cepat dan tepat sasaran.

“Lurah dan camat wajib berkoordinasi untuk wilayah yang mengalami kekeringan,” tegasnya.

Sementara itu, Kepala BPBD Kota Jambi, Doni Sumatriadi, mengatakan pihaknya mengoperasikan empat armada tangki untuk mendukung distribusi air bersih.

Rinciannya, satu armada BPBD berkapasitas 5.000 liter, sedangkan tiga armada lainnya masing-masing berkapasitas 4.000 liter.

Selain armada BPBD, dukungan juga diberikan Batalyon 142/KJ sebanyak dua armada dan PMI Kota Jambi satu armada. Dengan demikian, terdapat tujuh mobil tangki yang aktif melayani permintaan distribusi air bersih masyarakat.

“Untuk BPBD, kita memiliki satu armada 5 ribu liter dan tiga armada 4 ribu liter. Kemudian diback-up Batalyon 142/KJ sebanyak dua armada dan PMI Kota Jambi satu armada,” kata Doni.

Hingga Senin (7/9/2026), total air bersih yang telah disalurkan kepada masyarakat mencapai sekitar 960 ribu liter.

“Total air yang sudah kita distribusikan hingga hari ini sekitar 960 ribu liter. Kita melayani sesuai dengan permintaan masyarakat,” ujarnya.

Doni menyebut hampir seluruh wilayah Kota Jambi mulai merasakan dampak musim kemarau. Namun, beberapa kawasan mengalami kondisi kekeringan yang lebih dominan dan membutuhkan distribusi air lebih intensif.

Wilayah tersebut antara lain Paal Merah, Jambi Timur, Jambi Selatan, dan Alam Barajo.

Kondisi terutama dirasakan warga yang masih bergantung pada sumur sebagai sumber air rumah tangga. Ketika debit air menurun atau sumur mengering, masyarakat membutuhkan pasokan air alternatif.

BPBD bersama pemerintah daerah terus melakukan distribusi berdasarkan laporan dan permintaan masyarakat di lapangan. BPBD juga berkoordinasi dengan Perumda Air Minum Tirta Mayang serta berbagai pihak lainnya untuk memenuhi kebutuhan air bersih selama musim kemarau.

“Kita terus memberikan layanan pendistribusian air bersama PDAM dan pihak lain,” kata Doni.

Pemkot Jambi memastikan distribusi air bersih akan terus dilakukan selama masyarakat masih membutuhkan pasokan akibat kekeringan.

Koordinasi antara pemerintah daerah, kecamatan, kelurahan, BPBD, serta pihak pendukung lainnya diharapkan dapat memastikan bantuan air bersih menjangkau warga yang paling membutuhkan.

Dengan hampir satu juta liter air telah disalurkan, pemerintah terus berupaya mengurangi dampak kekeringan sekaligus menjaga pemenuhan kebutuhan dasar masyarakat selama musim kemarau. (DVD)





BERITA BERIKUTNYA