Jalan Menuju SD Air Liki Dirusak PETI? Kapolres Merangin: Itu Longsor Akibat Curah Hujan Tinggi

Minggu, 05 Oktober 2025 - 11:29:45 WIB - Dibaca: 1689 kali

 kondisi jalan yang tampak tertimbun tanah.
kondisi jalan yang tampak tertimbun tanah. (Lil)

JAMBIPRIMA.COM,. MERANGIN – Sebuah unggahan di media sosial Facebook milik warga bernama Andri, warga Tabir Barat, mendadak ramai diperbincangkan. Dalam unggahan tersebut, Andri menyebut bahwa jalan menuju SD Desa Air Liki, Kecamatan Tabir Barat, rusak parah akibat aktivitas Pertambangan Emas Tanpa Izin (PETI).

Unggahan itu juga disertai video kondisi jalan yang tampak tertimbun tanah. Andri menulis keterangan bernada kesal terhadap aktivitas tambang ilegal yang disebutnya merusak jalan menuju sekolah.

> “Lagi-lagi akibat keserakahan pemain PETI menghancurkan jalan menuju SD Desa Air Liki Baru. Dak kasian bos nengok para murid dan majelis guru mau sekolah dan mengajar,” tulis Andri di akun Facebook-nya.

Menanggapi hal tersebut, Kapolres Merangin AKBP Kiki Firmansyah menegaskan bahwa kerusakan jalan tersebut bukan disebabkan oleh aktivitas PETI, melainkan akibat longsor yang dipicu oleh curah hujan tinggi di wilayah tersebut.

> “Hasil konfirmasi dari lokasi, jalan tersebut tertimbun longsor akibat curah hujan tinggi. Lokasi bekas penambangan emas justru jauh dari titik longsoran,” ujar Kapolres Merangin.

Ia juga menilai, narasi yang beredar di media sosial tidak sesuai dengan fakta di lapangan.

> “Redaksinya terlalu jauh dari tema, karena longsor itu bukan akibat aktivitas penambangan,” tambahnya.

Hal senada disampaikan Kapolsek Tabir Ulu, IPTU Supranata, yang membenarkan bahwa jalan tersebut tertutup material longsor.

> “Iya, jalan itu terkena longsor,” singkatnya.

Sementara itu, Wakil Bupati Merangin menyebut pihaknya tetap menindaklanjuti informasi mengenai aktivitas PETI di wilayah tersebut dengan melaporkannya ke pihak berwenang.

> “Untuk masalah PETI, kita teruskan ke berwajib agar ditindaklanjuti,” ujar Wabup singkat.

Andri sendiri berharap pemerintah daerah memberikan perhatian lebih terhadap kondisi jalan menuju sekolah serta menertibkan aktivitas tambang ilegal di sekitar kawasan Tabir Barat, karena menyangkut fasilitas umum milik negara. (Lil)





BERITA BERIKUTNYA