Kebakaran Hebat di Adam Malik Jambi, Enam Kios Hangus dan Satu Warga Tewas

Rabu, 21 Januari 2026 - 18:44:54 WIB - Dibaca: 1202 kali

Petugas Damkartan Kota Jambi melakukan proses pemadaman dan pendinginan kebakaran yang menghanguskan enam kios di Jalan H. Adam Malik, Kecamatan Jambi Selatan, Rabu (21/1/2026). Kebakaran tersebut menyebabkan satu warga meninggal dunia.
Petugas Damkartan Kota Jambi melakukan proses pemadaman dan pendinginan kebakaran yang menghanguskan enam kios di Jalan H. Adam Malik, Kecamatan Jambi Selatan, Rabu (21/1/2026). Kebakaran tersebut menyebabkan satu warga meninggal dunia. (Ahmad)

JAMBIPRIMA.COM,. JAMBI – Kebakaran hebat melanda kawasan pertokoan di Jalan H. Adam Malik, RT 37, Kelurahan Thehok, Kecamatan Jambi Selatan, Kota Jambi, Rabu (21/1/2026) siang. Peristiwa tragis ini menghanguskan enam unit kios dan merenggut nyawa satu orang warga.

Kepala Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan (Damkartan) Kota Jambi, Mustari Affandi, mengungkapkan bahwa laporan kebakaran diterima pihaknya pada pukul 14.42 WIB. Tak berselang lama, petugas langsung bergerak menuju lokasi kejadian.

“Empat menit setelah laporan masuk, personel langsung meluncur ke lokasi dan tiba pada pukul 14.57 WIB. Respon time kami sekitar 11 menit dari Mako Damkartan,” ujar Mustari Affandi saat diwawancarai di lokasi kejadian.

Api dengan cepat membesar dan melahap enam kios yang berada dalam satu deretan bangunan. Kios-kios tersebut terdiri dari tiga kios pakaian, satu kios toko kelontong, satu kios nasi uduk, serta satu kios nasi goreng. Akibat kebakaran ini, enam kepala keluarga dengan total 20 jiwa terdampak dan mengalami kerugian materi yang cukup besar.

Dalam upaya pemadaman, Damkartan Kota Jambi mengerahkan 120 personel gabungan, yang terdiri dari Pleton III Mako Damkartan, seluruh Pos Pemadam Kebakaran (Posyankar) se-Kota Jambi, serta personel latihan gabungan dari Kabupaten Muaro Jambi. Sebanyak 13 unit armada diturunkan, meliputi satu unit armada komando, 10 armada tempur, dan dua armada suplai air.

“Proses pemadaman hingga pendinginan berlangsung sekitar satu jam 30 menit. Total air yang kami gunakan kurang lebih 64 ribu liter,” jelas Mustari.

Ia mengakui, proses penanganan di lapangan sempat terkendala oleh kemacetan lalu lintas serta banyaknya warga yang berkerumun di sekitar lokasi kebakaran. Meski demikian, petugas tetap bekerja maksimal hingga api berhasil dipadamkan dan situasi dinyatakan aman.

Dalam peristiwa tersebut, satu orang warga dilaporkan meninggal dunia. Korban diduga terjebak di dalam bangunan saat api masih berkobar hebat.

“Begitu menerima informasi adanya korban di dalam bangunan, petugas langsung mengenakan baju tahan api dan melakukan evakuasi. Korban ditemukan sudah meninggal dunia dalam posisi tertelungkup di depan pintu kamar mandi,” ungkap Mustari.

Jenazah korban kemudian dievakuasi menggunakan ambulans PSC 119 dan dibawa ke RS Bhayangkara Jambi, setelah Damkartan berkoordinasi dengan Unit Reskrim Polsek Jambi Selatan untuk penanganan lebih lanjut.

Berdasarkan dugaan awal, kebakaran dipicu oleh kebocoran tabung gas yang menyebabkan ledakan. Namun demikian, pihak Damkartan menegaskan bahwa penyebab pasti kebakaran masih dalam proses penyelidikan oleh aparat kepolisian.

“Kami mengimbau masyarakat agar selalu waspada, khususnya dalam penggunaan dan pemasangan instalasi gas, untuk mencegah kejadian serupa terulang,” tutup Mustari.

Setelah memastikan tidak ada titik api dan kondisi benar-benar aman, seluruh personel Damkartan Kota Jambi kembali ke Mako dan pos masing-masing pada pukul 16.30 WIB.

(ahmad)





BERITA BERIKUTNYA