Desa Rantau Limau Kapas dan Sungai Sakai Terdampak Banjir, Warga Harapkan Perbaikan Jembatan

Minggu, 03 Mei 2026 - 11:48:24 WIB - Dibaca: 104 kali

Gubernur Jambi Al Haris memberikan arahan kepada jajaran dan masyarakat saat meninjau lokasi banjir di Desa Rantau Limau Kapas, Kecamatan Tiang Pumpung, Kabupaten Merangin, Minggu (3/5/2026).
Gubernur Jambi Al Haris memberikan arahan kepada jajaran dan masyarakat saat meninjau lokasi banjir di Desa Rantau Limau Kapas, Kecamatan Tiang Pumpung, Kabupaten Merangin, Minggu (3/5/2026). (Diskominfo Provinsi Jambi)

JAMBIPRIMA.COM, MERANGIN – Banjir bandang yang melanda Desa Rantau Limau Kapas dan Desa Sungai Sakai, Kecamatan Tiang Pumpung, Kabupaten Merangin, menimbulkan kerusakan cukup parah, terutama pada infrastruktur desa.

Selain merendam rumah warga, banjir juga merusak jembatan gantung yang menjadi akses utama masyarakat. Kondisi ini dikeluhkan warga karena menghambat aktivitas sehari-hari, termasuk akses anak-anak menuju sekolah.

“Kami sangat berharap jembatan gantung segera diperbaiki, karena itu akses utama warga,” ujar salah satu tokoh masyarakat Desa Rantau Limau Kapas.

Menanggapi kondisi tersebut, Gubernur Jambi, Dr. H. Al Haris, S.Sos, MH, turun langsung meninjau lokasi terdampak, Minggu (3/5/2026). Ia memastikan pemerintah akan segera melakukan penanganan terhadap fasilitas umum yang rusak.

“Banyak sekali fasilitas umum yang rusak, ini perlu penanganan yang cepat, seperti sekolah, jembatan dan puskesmas, juga jalan yang yang terdampak banjir, karena akan terus dilakau masyarakat sangat ketergantungan untuk peningkatan ekonomi masyarakat, juga anak anak sekolah jangan sampai terlantar tidak masuk sekolah karena jembatan yang tidak bisa dilalui,” ujar Gubernur.

Menurutnya, perbaikan akan dilakukan sesuai kewenangan antara pemerintah provinsi dan kabupaten, serta kemungkinan melibatkan pemerintah pusat.

“Semua fasilitas umum yang melayani masyarakat akan kita lihat kerusakanya, Pemerintah Provinsi Jambi melihat dimana kewenangan provinsi dan mana kewenangan kabupaten, juga nanti kita akan minta bantu juga pemerintah pusat, agar cepat bisa diperbaiki,” lanjutnya.

Selain meninjau, pemerintah juga menyalurkan bantuan darurat kepada warga di kedua desa tersebut. Bantuan meliputi sembako, makanan bayi, perlengkapan tidur, hingga pasokan air bersih.

“Pada intinya kita ingin segera untuk menanganinya kondisi paska banjir bandang ini,” pungkas Gubernur.

Banjir bandang yang terjadi sejak Sabtu hingga Minggu tersebut menyebabkan sejumlah rumah terendam, bahkan ada yang hanyut, serta merusak fasilitas umum seperti sekolah dan jalan desa. (Sab)





BERITA BERIKUTNYA