PSM Jambi Resmi Dikukuhkan, Perkuat Pembinaan Atlet Pencak Silat

Kamis, 21 Mei 2026 - 11:23:16 WIB - Dibaca: 195 kali

Personel Pencak Silat Militer (PSM) wilayah Jambi mengikuti prosesi pengukuhan kepengurusan tingkat Pengprov, Pengcab dan ranting periode 2026–2030 di Lapangan Korem 042/Garuda Putih, Rabu (20/05/2026).
Personel Pencak Silat Militer (PSM) wilayah Jambi mengikuti prosesi pengukuhan kepengurusan tingkat Pengprov, Pengcab dan ranting periode 2026–2030 di Lapangan Korem 042/Garuda Putih, Rabu (20/05/2026). (Rahim)

JAMBIPRIMA.COM, JAMBI – Pengukuhan Pencak Silat Militer (PSM) terpusat tingkat Pengprov, Pengcab dan ranting wilayah Jambi periode 2026–2030 menjadi momentum penting bagi pengembangan olahraga pencak silat di Provinsi Jambi. Kegiatan yang digelar di Lapangan Korem 042/Garuda Putih, Rabu (20/05/2026) siang itu dihadiri langsung oleh Gubernur Jambi, Al Haris.

Dalam keterangannya kepada media, Gubernur Al Haris menegaskan bahwa kehadiran PSM sebagai bagian resmi dari Ikatan Pencak Silat Indonesia menjadi langkah strategis dalam memperkuat pembinaan atlet pencak silat secara lebih terstruktur dan berkelanjutan.

“Karena sudah ada kelembagaannya dan resmi menjadi anggota IPSI, tentu akan kita fasilitasi dengan berbagai event dan kejuaraan. Bisa nanti Piala Pangdam, Piala Gubernur, atau kejuaraan lainnya. Anggota PSM yang terus bertambah ini tentu tidak hanya memiliki kemampuan bela diri, tetapi juga bisa berprestasi di berbagai ajang,” ujar Al Haris.

Menurutnya, keberadaan PSM di bawah naungan IPSI akan menjadi kekuatan baru dalam pengembangan olahraga pencak silat di Jambi. Selain membentuk kedisiplinan dan mental yang kuat, para anggota PSM juga diharapkan mampu melahirkan atlet-atlet berprestasi yang dapat bersaing di tingkat daerah, nasional hingga internasional.

Sementara itu, Panglima Komando Daerah Militer XX/Tuanku Imam Bonjol, Arief Gajah Mada, menegaskan bahwa pencak silat merupakan warisan budaya bangsa yang mengandung nilai luhur seperti disiplin, keberanian, kehormatan dan pengendalian diri.

Menurut Pangdam, pencak silat militer menjadi kemampuan bela diri yang wajib dimiliki prajurit karena tidak hanya melatih fisik, tetapi juga membentuk mental disiplin serta naluri tempur. Dengan terbentuknya kepengurusan PSM di wilayah Jambi, diharapkan jumlah atlet pencak silat semakin bertambah dan mampu mendongkrak prestasi olahraga daerah.

“PSM tidak hanya memperkuat kemampuan prajurit, tetapi juga menjadi sarana pelestarian budaya bangsa yang telah mengakar di tengah masyarakat,” tegasnya.

Ketua Umum PSM, Andri Amijaya Kusumah, menyampaikan apresiasi kepada seluruh jajaran yang telah mendukung pembentukan kepengurusan PSM hingga tingkat ranting di wilayah Jambi. Ia menjelaskan bahwa PSM lahir dari gagasan Kepala Staf Angkatan Darat sebagai bentuk komitmen TNI AD dalam melestarikan sekaligus mengembangkan pencak silat agar semakin dikenal di dunia internasional.

Ia berharap pengukuhan kepengurusan PSM menjadi momentum memperkuat sinergi antara TNI, Pemerintah Provinsi Jambi, IPSI dan seluruh pemangku kepentingan dalam pembinaan atlet serta pelestarian pencak silat sebagai identitas budaya bangsa.

Dengan dukungan penuh dari Pemerintah Provinsi Jambi, pengembangan Pencak Silat Militer diharapkan mampu mendorong peningkatan prestasi olahraga sekaligus memperkuat karakter generasi muda melalui nilai-nilai disiplin, sportivitas dan cinta budaya bangsa. (Rhm)



Tags:


BERITA BERIKUTNYA