JAMBIPRIMA.COM, JAMBI – Pemerintah Kota Jambi melalui Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) terus mempercepat pembangunan infrastruktur jalan lingkungan di berbagai wilayah. Pada tahun 2026, sebanyak 240 paket pembangunan jalan lingkungan yang tersebar di 11 kecamatan tengah dikebut pengerjaannya dan ditargetkan selesai seluruhnya pada November 2026.
Program tersebut menjadi salah satu prioritas Pemerintah Kota Jambi dalam meningkatkan kualitas infrastruktur dasar, memperlancar mobilitas masyarakat, sekaligus menjawab berbagai keluhan warga terkait kondisi jalan lingkungan yang rusak.
Kepala Dinas PUPR Kota Jambi, Momon Sukamana Fitra, mengatakan hingga akhir Juni 2026 progres pengerjaan seluruh paket proyek telah mencapai sekitar 40 persen. Ia optimistis seluruh pekerjaan dapat diselesaikan sesuai target yang telah ditetapkan.
"Pada tahun 2026 ada 240 paket pembangunan jalan lingkungan yang dikerjakan di 11 kecamatan. Hingga saat ini progresnya sudah mencapai sekitar 40 persen," ujar Momon, Senin (6/7/2026).
Menurutnya, ratusan paket pekerjaan tersebut meliputi pembangunan jalan baru, peningkatan kualitas jalan lingkungan, hingga perbaikan ruas-ruas jalan yang selama ini menjadi kebutuhan mendesak masyarakat. Seluruh pekerjaan dilakukan secara bertahap dengan tetap memperhatikan kualitas konstruksi agar hasil pembangunan dapat bertahan dalam jangka panjang.
"Semua paket jalan lingkungan ini kami kejar sebagai upaya menjawab keluhan masyarakat terkait jalan rusak dan kebutuhan infrastruktur lainnya," katanya.
Selain fokus pada pembangunan fisik, Dinas PUPR Kota Jambi juga terus melakukan pemeliharaan terhadap ruas jalan yang telah ada. Langkah ini dilakukan agar kerusakan kecil dapat segera diperbaiki sebelum berkembang menjadi kerusakan yang lebih parah dan membutuhkan biaya penanganan yang lebih besar.
Momon mengajak masyarakat untuk ikut berperan aktif dalam menjaga infrastruktur jalan dengan melaporkan setiap kerusakan yang ditemukan di lingkungan masing-masing. Menurutnya, laporan dari masyarakat akan menjadi dasar bagi petugas untuk melakukan pengecekan dan penanganan secepat mungkin.
"Kami juga mengimbangi dengan pemeliharaan jalan. Jika ada laporan masyarakat mengenai jalan rusak di Kota Jambi, akan segera kami tindak lanjuti," jelasnya.
Di samping itu, PUPR Kota Jambi juga tengah menyiapkan proyek strategis berupa pelebaran jalan lingkungan di kawasan Pelayangan menuju Kampung Batik Seberang. Proyek tersebut memiliki panjang sekitar 800 meter dengan kebutuhan anggaran yang diperkirakan mencapai Rp800 juta. Pendanaannya akan diusulkan melalui APBD Perubahan Tahun Anggaran 2026.
Momon menjelaskan, pelebaran jalan tersebut menjadi salah satu prioritas karena Kampung Batik Seberang merupakan destinasi wisata unggulan Kota Jambi yang setiap tahunnya ramai dikunjungi wisatawan. Dengan akses jalan yang lebih baik, diharapkan arus kendaraan menuju kawasan wisata tersebut menjadi lebih lancar, nyaman, dan aman.
Selain mendukung sektor pariwisata, peningkatan infrastruktur itu juga menjadi bagian dari persiapan Kota Jambi sebagai tuan rumah Healthy Cities Summit, sehingga berbagai fasilitas pendukung, termasuk akses jalan menuju kawasan wisata, harus dibenahi secara maksimal.
"Tujuannya agar wisatawan semakin mudah mengunjungi Kampung Batik Seberang. Karena itu, fasilitas pendukung, termasuk akses jalan, perlu dibenahi," pungkas Momon. (DVD)
Kebakaran Hebat di Rimbo Bujang, Satu Rumah dan Seluruh Isinya Hangus
SNT Tebo Resmi Transit di Eks Kantor Perkim, Tampung 80 Siswa Baru
Diduga Edarkan Sabu, Pria di Kumpeh Ulu Ditangkap Polres Muaro Jambi
Ekspor Batu Bara Jambi Anjlok 81,78 Persen, Kinerja Ekspor Daerah Masih Tertekan
Inflasi Jambi Tembus 3,85 Persen, Harga Cabai hingga Ayam Picu Lonjakan
203 Ribu Warga Kota Jambi Masuk Program Bansos Digital, Penyaluran Dipangkas Jadi 3 Tahap
Maulana Bidik APBD Kota Jambi Rp2,2 Triliun, OPD Diminta Gaspol Kejar PAD dari Tower, Iklan dan Inte