JAMBIPRIMA.COM, BUNGO – Sebagai upaya mencetak lulusan yang siap bersaing di dunia kerja, SMKN 5 Tebo kembali mengirimkan peserta didiknya untuk mengikuti Praktik Kerja Lapangan (PKL). Kali ini, dua siswi ditempatkan di ABG Sablon, yang beralamat di Jalan Lebai Hasan, Kecamatan Bungo Dani, Kabupaten Bungo, untuk menjalani program PKL selama enam bulan. Kegiatan penyerahan peserta PKL tersebut berlangsung pada Senin, 20 Juli 2026.
Guru pembimbing PKL SMKN 5 Tebo, Marwoto, S.Pd, mengatakan program PKL merupakan bagian penting dari proses pembelajaran di Sekolah Menengah Kejuruan (SMK). Melalui program tersebut, siswa diberikan kesempatan untuk mengaplikasikan ilmu yang telah dipelajari di sekolah ke dalam dunia usaha dan dunia industri (DUDI).
"Di sekolah mereka sudah belajar teori. Nah, melalui PKL ini mereka mempraktikkan ilmu tersebut langsung di dunia industri selama enam bulan," ujar Marwoto.
Menurutnya, pengalaman kerja yang diperoleh selama PKL akan menjadi bekal penting bagi siswa ketika menyelesaikan pendidikan. Selain meningkatkan kemampuan teknis sesuai jurusan, para siswa juga akan belajar tentang kedisiplinan, tanggung jawab, komunikasi, kerja sama tim, hingga etika dalam dunia kerja.
"Harapannya setelah lulus mereka sudah memiliki keterampilan, skill, keahlian, dan kompetensi sesuai jurusannya masing-masing sehingga siap memasuki dunia kerja," tambahnya.
Marwoto menjelaskan, dua siswi yang mengikuti PKL di ABG Sablon adalah Selviana dan Vivi Aulia. Selama enam bulan ke depan, keduanya akan mendapatkan pengalaman langsung dalam berbagai proses produksi sablon, mulai dari tahapan persiapan desain, proses produksi, hingga pelayanan kepada pelanggan sesuai dengan standar operasional usaha.
Sementara itu, pemilik ABG Sablon, Mas Annas, menyampaikan apresiasinya atas kepercayaan yang diberikan SMKN 5 Tebo kepada usahanya sebagai tempat pelaksanaan PKL. Menurutnya, kolaborasi antara dunia pendidikan dan dunia usaha merupakan langkah nyata dalam menciptakan lulusan SMK yang berkualitas dan siap menghadapi tantangan dunia kerja.
"Kami sangat senang dapat menjadi bagian dari proses pembelajaran siswa SMK. Di sini mereka tidak hanya melihat bagaimana proses kerja berlangsung, tetapi juga kami libatkan secara langsung agar memahami ritme kerja, tanggung jawab, dan standar kualitas dalam dunia usaha. Semoga selama enam bulan menjalani PKL, mereka memperoleh pengalaman yang bermanfaat dan menjadi bekal untuk masa depan," ujar Mas Annas.
Ia berharap kerja sama antara ABG Sablon dan SMKN 5 Tebo dapat terus terjalin dan berkembang. Menurutnya, semakin banyak pelaku usaha yang membuka ruang bagi siswa SMK untuk belajar di lapangan, maka semakin besar pula peluang lahirnya lulusan yang kompeten, profesional, dan mampu bersaing, bahkan menciptakan lapangan pekerjaan sendiri setelah menyelesaikan pendidikan. (Sab)
Rehabilitasi RTLH TMMD Ke-129 di Bungo Capai 31,69 Persen, Dandim Turun Langsung ke Lokasi
Candaan Warga Tanjung Agung: Kirain TNI Cuma Bisa Perang, Ternyata Jago Rehab Langgar
Dukung Akses Air Bersih, Satgas TMMD Bangun Tempat Kran Air di Desa Tanjung Agung
Aksi Ibu Upik Antar Teh Hangat ke Satgas TMMD, Sederhana tapi Penuh Makna
Rehab Mushola Al-Hikmah TMMD Ke-129 Masuk Tahap Plamir, Siap Dipoles Lebih Nyaman
Pemasangan Rangka Atap Rumah Maskur Masuki Tahap Akhir, TMMD Ke-129 Terus Berprogres
Universitas Islam Tebo Perkuat Sinergi Ulama dan Cendekiawan Lewat Diskusi Peradaban Islam