JAMBIPRIMA.COM, BUNGO – Upaya mendukung ketahanan pangan terus dilakukan aparat kewilayahan dengan mendorong masyarakat mengembangkan sektor pertanian. Salah satunya dilakukan Babinsa Koramil 416-01/Rantau Pandan, Kopka Muklis, dengan meninjau lahan pertanian sayuran milik warga di Desa Tebing Tinggi, Kecamatan Muko-Muko Bathin VII, Kabupaten Bungo, Minggu (6/9/2026).
Dalam kegiatan tersebut, Kopka Muklis meninjau langsung perkembangan tanaman sayuran yang dikelola Ibu Rukayah. Peninjauan dilakukan untuk melihat kondisi tanaman sekaligus mengetahui berbagai kendala yang dihadapi masyarakat dalam mengelola lahan pertanian.
Kehadiran Babinsa di tengah masyarakat juga menjadi bagian dari upaya pendampingan terhadap petani. Selain memantau perkembangan tanaman, komunikasi dengan warga dilakukan untuk memberikan motivasi agar usaha pertanian terus dikembangkan.
Kopka Muklis mengatakan, pemantauan secara rutin diharapkan dapat membantu memberikan semangat kepada masyarakat untuk meningkatkan produktivitas pertanian, khususnya tanaman sayuran.
“Kami akan terus melakukan pemantauan dan berkomunikasi dengan para petani. Harapannya, kegiatan pertanian dapat terus berkembang dan hasilnya mampu membantu meningkatkan kesejahteraan masyarakat,” ujar Kopka Muklis.
Menurutnya, sektor pertanian memiliki peran penting dalam menjaga ketersediaan pangan di wilayah. Karena itu, sinergi antara Babinsa dan masyarakat perlu terus diperkuat agar potensi pertanian yang ada dapat dimanfaatkan secara optimal.
Pendampingan tersebut diharapkan tidak hanya meningkatkan hasil pertanian masyarakat, tetapi juga ikut memperkuat ketahanan pangan di wilayah Desa Tebing Tinggi. (Sab)
Dishub Bungo Perketat Pengawasan Parkir, Setoran Juru Parkir Jadi Sorotan
Puskesmas Babeko Bagikan Masker ke Warga, Antisipasi Dampak Kabut Asap
CFD Bungo Jadi Ladang Rezeki, Pedagang Cilor Raup Penghasilan Tambahan
Di Tengah Maraknya Pengobatan Modern, Bekam Masih Diminati Warga Muara Bungo
Kebun Sawit dan Karet Warga Bungo Terbakar, Penyebab Masih Diselidiki
BPBD Bungo Tingkatkan Kesiapsiagaan Hadapi Karhutla hingga Akhir November 2026
Karet Jambi Tembus Jepang, Amerika hingga Tiongkok, Pasar Otomotif China Jadi Peluang Baru