Hadapi Kampanye Negatif di Medsos, SAH Tekankan Narasi Santun dan Berbasis Fakta

Kamis, 22 Oktober 2026 - 13:08:46 WIB - Dibaca: 34 kali

Ketua DPD Partai Gerindra Provinsi Jambi, Dr. Ir. H. A.R. Sutan Adil Hendra, M.M. (SAH). Foto: Tania
Ketua DPD Partai Gerindra Provinsi Jambi, Dr. Ir. H. A.R. Sutan Adil Hendra, M.M. (SAH). Foto: Tania ()

JAMBIPRIMA.COM, TEBO – Ketua DPD Partai Gerindra Provinsi Jambi, Dr. Ir. H. A.R. Sutan Adil Hendra, M.M. (SAH), menginstruksikan kader Gerindra di Provinsi Jambi untuk aktif menyebarluaskan informasi mengenai capaian kinerja pemerintahan Presiden Prabowo Subianto melalui media sosial.

SAH meminta kader mengedepankan narasi positif, santun, dan berbasis fakta dalam menyampaikan informasi kepada masyarakat, terutama di tengah maraknya kampanye negatif di ruang digital.

Ia mengimbau kader Gerindra mengikuti sejumlah akun media sosial yang berkaitan dengan Presiden Prabowo Subianto, Partai Gerindra, serta kementerian dan lembaga pemerintah. Akun tersebut antara lain @prabowo, @gerindra, @tumgrd, @sufmi_dasco, @sugiono_56, @kemenko_pmk, @prasetyo_hadi28, @massesneg, @bakom.ri, dan @akarrumputgrd.

Kader juga diminta membagikan unggahan terkait program dan pencapaian pemerintah melalui akun media sosial masing-masing agar informasi tersebut dapat menjangkau masyarakat secara lebih luas.

Menurut SAH, langkah tersebut merupakan bentuk partisipasi kader dalam membantu masyarakat memperoleh informasi mengenai kinerja pemerintah secara utuh. Penyampaian informasi, kata dia, perlu dilakukan secara efektif, berimbang, dan bertanggung jawab.

SAH yang dikenal sebagai Bapak Beasiswa Jambi juga menjabat Ketua Penasihat Kamar Dagang dan Industri (Kadin) Provinsi Jambi serta Ketua Dewan Pembina Serikat Media Siber Indonesia (SMSI) Provinsi Jambi.

Pengalamannya di dunia usaha dan kedekatannya dengan insan pers menjadi bagian dari pandangannya mengenai pentingnya komunikasi publik yang baik, terutama dalam menyikapi berbagai informasi yang beredar di media sosial.

Ia menegaskan, upaya merespons kampanye negatif tidak boleh dilakukan dengan provokasi, ujaran kasar, maupun serangan personal. Kader diminta menyampaikan data dan argumentasi yang dapat dipertanggungjawabkan agar komunikasi politik tetap berlangsung secara sehat.

“Tujuan kita penerangan, bukan peperangan. Kita hadir untuk memberikan penjelasan, menyampaikan fakta, dan membantu masyarakat memahami capaian pemerintah dengan bahasa yang baik dan santun,” demikian pesan SAH. (tdr)



Tags:


BERITA BERIKUTNYA