Muara Bulian - Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) Kabupaten Batanghari telah resmi menghentikan perkara dugaan pelanggaran pemilu Istri Bupati Batanghari, Yuninta Asmara dan Sekda Batanghari.
"Tidak ada yang terpenuhi, baik berupa unsur kampanye seperti atribut kampanye. Semua saksi yang terkait dalam foto itu sudah di periksa," kata Kepala Divisi dan Hubungan Lembaga, Bawaslu Batanghari, Iskandar, Senin (12/11).
Bawaslu Batanghari telah meminta klarifikasi kepada seluruh unsur yang ada dalam foto itu. Baik dari panitia acara, tenaga ahli pendamping desa, kemudian kepala OPD, Bujang Gadis.
"Termasuk Sekda dan Calon Legislatif (Yuninta Asmara) yang ada dalam foto telah di periksa dan dimintai klarifikasi semua," tuturnya.
Iskandar menjelaskan Sekda Bakhtiar pada saat diminta klarifikasi, menjabat sebagai Pelaksana tugas (Plt) Kepala Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa Kabupaten Batanghari.
"Karena Kepala PMD Batanghari telah menjadi Sekda Muarojambi. Saat itu sebelum dia berangkat ke DPR, dia mengecek kegiatan bursa inovasi desa di Gedung Pemuda Muara Bulian," tegasnya.
Pada saat Sekda Bakhtiar keluar gedung, kebetulan orang sedang foto. Sekda Bakhtiar juga tidak tahu kalau ada semacam slogan inovasi.
"Yang mengarahkan adalah kawan-kawan pendamping desa. Ibu dengan status Caleg, pak Sekda dan Kepala OPD dipanggil pendamping desa untuk foto bersama," ujanya.
Foto unjuk 'Satu Jari' yang merupakan salam inovasi desa dilakukan sebelum acara. Dan setelah acara mereka tetap foto bersama walaupun tanpa ada Caleg dan Sekda.
"Mereka tetap menampilkan salam inovasi desa. Angkat jari telunjuk bukan angka satu, tapi huruf I," sebutnya.
Bawaslu Batanghari telah menerima surat dari lembaga yang tinggi menerangkan bahwa foto itu merupakan salam inovasi desa. Berdasarkan surat tersebut diputuskan bahwa perkara ujuk 'Satu Jari' dihentikan.
"Pleno penetapan tanggal 2 November 2018," katanya.
Sebelumnya, Istri Bupati Batanghari Yuninta Asmara tercatat sebagai Calon legislatif (Caleg) Partai Golkar Daerah Pemilihan (Dapil) Batanghari I. Yuninta Asmara berada pada urutan nomor satu.
Foto unjuk satu jari bersma Sekda Bakhtiar, Kepala OPD, Tenaga Ahli Pendamping Desa dan sejumlah ASN di upload Yuninta Asmara dalam akun Instagram pribadinya tanggal 26 September 2018.
Pada hari itu berlangsung acara Inovasi Desa di Gedung Pemuda Muara Bulian. Sementara penetapan Daftar Calon Tetap (DCT) tanggal 23 September 2018. (fai)