JAMBI- Dalam waktu deket sesuai dengan program 100 hari kerja walikota Jambi dan wakil Walikota Jambi terpilih periode 2018-2023 Syarif Fasha -Maulana, akan segera menerbitkan kartu kendali gas Subsidi gas 3 Kilogram. Kartu kendali tersebut nantinya akan digunakan khusus untuk warga yang berhak mendapat gas LPG 3 Kilogram. Supaya penyaluran lebih tepat sasaran.
Sebelumnya Umar Faruk ketua Komisi II DPRD kota Jambi tidak menyetujui adanya kartu kendali tersebut. Karena sesuai dengan Perda bahwa warga yang berhak menerima kartu atau bantuan tersebut adalah warga yang berpenghasilan di bawah 1,5 Juta.
"Sementara UMK saja sudah 2 Juta, lalu nanti siapa warga yang disebut dalam Perda tersebut. Kita tidak mau ini berbenturan dengan aturan," katanya.
Namun jika nama kartu tersebut diganti pihaknya menyetujui pembuatan kartu tersebut.
Menanggapi hal tersebut wakil walikota Jambi Maulana mengatakan bahwa pihaknya tidak masalah jika nama kartu tersebut harus diganti. Yang terpenting baginya program tersebut bisa terlaksana sesuai dengan tujuan agar penyaluran gas LPG 3 Kilogram tepat sasaran.
"Jadi tidak ada lagi yang namanya orang kaya tetap memakai gas LPG 3 kilogram. Yang dapat gas LPG 3 kilogram ialah yang sudah terdata dalam Disperindag kota Jambi yakni orang yang dianggap tidak mampu dan layak untuk memakai gas LPG 3 kilogram," katanya.
Perihal nama pergantian kartu, dirinya menyerahkan apa saja nama yang harus diganti. Asalkan tidak mengubah makna dan tujuan penggunaan kartu tersebut.
"Kalau maunya DPRD kartu pelanggan ya tidak apa, kita bisa ubah nomenklatur nama saja," katanya.
Sebelumnya Kepala Dinas Perindustrian dan Perdagangan Kota Jambi, Komari mengatakan. bahwa pihaknya sudah melakukan rapat bersama dengan Pertamina, agen dan juga Pertamina Region 2 Palembang. Untuk saat ini sudah ada 60.000 data pelanggan yang bakal menerima.
Nantinya setiap masyarakat akan menerima 4 tabung gas dalam sebulan. Kata dia saat ini pasokan gas untuk kota Jambi dalam sebulan mencapai 500.000 tabung sehingga jumlah tersebut diperkirakan masih mencukupi untuk kebutuhan Kota Jambi.
"Kalau sebulan 4 tabung dikali 60 ribu jumlahnya 240 ribu. (ali/adv)