Kedatangan Sandiaga Solahudin Uno ke Jambi pastilah dinanti. Terutama kalangan milenial. Apalagi emak-emak. Cawapres pasangan Prabowo Subianto itu akan menyapa masyarakat Jambi. Di lapangan KONI Provinsi Jambi pada Jumat 25 Januari 2019 besok. Masyarakat di undang hadir. Wabil khusus emak-emak itu.
------------------------------
Sebenarnya Sandiaga Uno belum punya agenda ke Jambi. Sebagai Cawapres, ia punya jadwal padat berkunjung ke seluruh pelosok Indonesia. Kedatangan Sandi ke Jambi dijadwalkan pada Februari mendatang. Namun, demi menghormati sahabat karibnya, Murady Darmansyah. Sandiaga merasa tak enak hati.
Sandiaga berat untuk menolak. Sandiga harus memaksa diri memenuhi undangan sohibnya itu. Caleg Gerindra nomor urut 3 itu. Untuk berkunjung ke Jambi. Menyapa masyarakat Jambi. Menyapa emak-emak.
Murady dan Sandiaga adalah teman dekat. Mereka sama-sama pengusaha. Dimata Murady, Sandiaga Uno, selain sukses juga smart. Murady mengenal Sandi sudah lama. Mereka sering bertukar pikiran mengenai kondisi bangsa.
Muradi yakin, Sandi yang masih muda dan sukses itu bisa berkontribusi untuk kemajuan Bangsa. Murady, putra asli Jambi asal Kerinci ini, sudah berjanji sejak lama akan mengajak Sandi ke Jambi.
“Sudah lama saya jadwalkan. Kalau saya ajak Sandi ke Jambi pasti emak-emak garis keras, akan senang. Nah, ini Pak Sandi baru ada waktu di Januari, seloroh Murady.
Murady bercerita, Sandi adalah salah satu alasan dia bergabung ke Gerindra. Sebagai sahabat, mantan politisi Hanura itu ingin membantu Sandi menjadi pemimpin negeri ini. Negara yang kaya raya ini harus dikelola dengan baik. Harus pula dikelola oleh orang-orang baik.
Murady yakin, Sandi adalah orang baik.
Sandi rajin puasa Senin-Kamis loh. Juga rajin olahraga,kata Murady.
Punya pengelaman sebagai pengusaha sukses sudah cukup untuk membuktikan bahwa Sandi mampu memimpin negara ini.
Makanya saya kini jadi caleg gerindra,kata Murady sambil senyum.
Murady ingin mengenalkan kepada Sandi tentang Jambi lebih banyak lagi. Apalagi selama ini nama Jambi kurang di perhitungkan di level Nasional. Meski kaya akan Potensi sumber daya alam (SDA), tapi Jambi dalam posisi terjepit.
Jambi punya minyak dan gas bumi. Punya batu bara. Punya hutan yang melimpah. Satu-satunya Provinsi yang memiliki 4 taman nasional. Bidang perkebunan ada sawit. Peternakan dan perikanan serta potensi wisata yang cukup diperhitungkan menjadi andalan untuk mensejahterakan rakyat.
Tapi, Jambi punya masalah. Daerah kaya ini dalam posisi dijepit dua kota besar, Palembang dan Padang. Jambi belum punya pelabuhan besar. Belum banyak hilirisasi. Sehingga potensi kekayaan alam yang besar itu lebih banyak diangkut keluar lewat Palembang dan Padang. Sehingga Jambi tidak maksimal menikmati hasil kekayaannya. Padang dan Palembang lah yang paling banyak menikmati.
Hasil-hasil tambang, migas, perkebunan banyak di bawa lewat pelabuhan sumbar. Sebagian lewat Palembang. Potensi ini yang akan saya beri tahu ke Sandi. Nanti, biar Sandi lihat sendiri setelah tiba di Jambi,jelas Murady.
Sebagai sesama pengusaha, Murady yakin betul Sandi mampu mensejahterakan rakyat. Bagi Murady, Sandi sudah pengalaman memimpin banyak perusahaan. Sandi sudah paham bagaimana cara mengolah sumber daya untuk mensejahterakan rakyat.
Murady berpesan emak-emak dan masyarakat Jambi persiapkan diri sambut Sandi. Bagi Murady, Sandi adalah sosok anak muda dan pantas memimpin bangsa ini.
Murady mempercayakan pelaksana kegiatan Sandiaga Uno di Jambi di kelola oleh Relawan Sandiuno Indonesia (RSI). Dengan ketua Pelaksana Ritas Mairiyanto. Meski begitu, Ritas menegaskan acara ini juga turut melibatkan semua relawan dan sayap pemenangan Prabowo-Sandi.
Menurut Ritas, Sandi menyampaikan langsung kesiapannya itu. Saat bertemu Murady di Bandara Soekarno Hatta. Saat itu, Sandi baru saja turun pesawat. Dari Sulawesi.
Sandi yang kelihatan sudah lelah itu, Wajahnya langsung segar begitu bertemu Murady.
Ia tampak bahagia. Dan menyatakan kesediaan hadir ke Jambi. Untuk memenuhi undangan Murady itu. Sahabat sesama pengusaha itu.
Meskipun, jadwal resmi Sandi ke Jambi belum di bulan Januari ini.
Acara Bang Sandi ini sepenuhnya disupport oleh pak Murady. Tidak ada campur tangan partai,tegas Ritas yang merupakan caleg Gerindra Provinsi Jambi dari dapil Kota Jambi itu.
Ritas mempertegas bahwa kedatangan Cawapres Sandiaga Uno itu atas campur tangan penuh Murady Darmansyah. Menurutnya, Murady sudah sejak lama hendak mengundang Sandiaga Uno. Murady ingin agar masyarakat Jambi bisa berdialog dan curhat langsung dengan cawapres ganteng itu.
Hari ini kita rapat persiapan. Turut hadir semua elemen dan sayap Prabowo-Sandi,ujarnya.
Kami hanya sebagai pelaksana saja. Tapi kami ingin semua relawan bergabung. Meramaikan acara,ujarnya.
Ritas menegaskan selama ini banyak orang kurang yakin. Tidak percaya. Tentang kepastian kedatangan Sandi ke Jambi. Namun, kali ini kedatangan Sandi sudah final. Sandi sudah menyampaikan langsung hal tersebut saat bertemu Murady. Kemarin malam itu.
Ritas berharap semua relawan ikut terlibat.
Ika Sonizar, Sekretaris Pelaksana kegiatan menjelaskan, selama di Jambi Sandi akan mengisi sejumlah acara. Antaralain berkunjung ke Pasar Tradisional Angso Duo.
Begitu tiba di Jambi. Bang Sandi langsung ke Pasar Angso Duo. Ngecek harga pangan dan sembako. Sambil dialog dengan pedagang,ujarnya.
Setelah itu, Sandi akan berdialog dengan petani karet di Nes, Kabupaten Muaro Jambi. Siangnya, Sandi akan Sholat Jumat di Masjid Agung Al Falah, Kota Jambi.
Setelah makan siang.
Sandi akan bertemu dan berdialog dengan emak-emak, kaum milenial, tukang ojek, tukang bakso, tukang soto dan semua warga Jambi. Di halaman KONI Provinsi Jambi.
Mohon semua relawan dan panitia, untuk menyampaikan kepada seluruh masyarakat Jambi. agar turut meramaikan acara dan bertemu bang Sandi di KONI. Silahkan sampaikan ke semua warga. Agar turu hadir. Ini undangan secara terbuka,jelasnya.
Setelah itu, Sandi dijadwalkan akan menggelar dialog dengan Kalangan Pengusaha, Pedagang, Entertainer, Komunitas UMKM, Komunitas Mahasiswa Kreatif.
Lokasi di EV Garden kawasan Paal Merah, Kota Jambi.
Sorenya bang Sandi langsung pulang ke Jakarta," pungkasnya.(*)