Diduga Konsleting Listrik, Lima Rumah di Pucuk Ludes di Lalap Api

Jumat, 10 Mei 2019 - 08:55:18 WIB - Dibaca: 1677 kali

(Eko Siswono/Jambione.com)

JAMBI – Lima unit rumah hangus, Kamis (09/5/2019) sekitar pukul 15.00 WIB dilalap si jago merah. Kebakaran diduga akibat korsleting listrik di RT 5 Kelurahan Rawasari, Kecamatan Alam Barajo, tepatnya di Eks Lokalisasi Payo Sigadung atau Pucuk Kota Jambi.

 Tia, salah satu warga setempat yang melihat kejadian tersebut mengatakan api tersebut berawal dari rumah kosong milik Dodi yang ditinggal pergi ke Jawa tersebut api bermula."Waktu itu saya mau menyapu di depan tiba-tiba apinya sudah besar rumah Pak Dodi dan istrinya Sri," katanya.

 Saat itu dirinya baru keluar dari rumah dan api yang sudah membesar. Dirinya mengaku langsung memanggil warga setempat untuk memadamkan api. Namun api yang sudah besar dan bergerak cepat ke rumah tetangga lainnya yang terbuat dari kayu tersebut langsung hangus. "Api sudah besar. Untung pemadam cepat datang," katanya.

Ia menduga api tersebut berasal dari korsleting arus listrik yang selalu hidup. Yang diduga menimbulkan api dan menghanguskan lima unit rumah. “Kemungkinan dari listrik, karena di rumah itu lampunya selalu hidup siang malam,”ungkapnya.

Senada dengan Tia,  Kusnadi warga setempat mengatakan api pertama kali muncul dari rumah Dodi, yang diakibatkan adanya korsleting listrik.Aapi yang dengan cepat membesar langsung merembet ke rumah warga yang ada di sebelahnya.

 "Api berasal dari rumah pak Dodi, kemudian merebet cepat karena tumah dari kayu. Kemungkinan dari listrik soalnya dari atas mulainya," katanya singkat sembari membantu evakuasi barang barang milik warga.

 Ia menegaskan beruntung tidak ada korban jiwa dalam kejadian tersebut. Hanya saja kerugian cukup besar. "Tidak ada korban, alhamdulilah," singkatnya.

Kabid Operasi Damkar Kota Jambi, Rinno mengatakan pihaknya kesulitan dalam melakukan pemadaman. Pasalnya jalan yang menuju lokasi sangat kecil dan sempit."Masuk gang, dan disitu kita harus menyambung selang tambah lagi warga yang ramai jadi, ya, sulit," katanya.

Rinno menegaskan meski sulit pihaknya dapat memadamkan api tersebut dengan baik. "Tapi alhamdulilah bisa kita padamkan. Rumah dari kayu agak susah, cepat merambatnya," ungkapnya.

Untuk saat ini pihaknya juga belum bisa memastikan sumber api dari mana. Pasalnya yang kebakaran tersebut adalah rumah kosong yang ditinggal pemiliknya. Setelah menghadapi kesuliatan, alhasil api dapat di padamkan dalam waktu dua jam.

“Kita menurunkan delapan unit damkar yang dibantu dari setiap pos-pos untuk memadamkan api. Untuk kerugian sementara belum bisa kita taksir,” tutupnya.(isw)

 



Tags:


BERITA BERIKUTNYA