Edi Purwanto kembali Pimpin PDIP Jambi

Senin, 01 Juli 2019 - 06:16:21 WIB - Dibaca: 2013 kali

()

JAMBI- PDIP melaksanakan Konferensi secara serentak di Aula DPD PDIP Provinsi Jambi, Minggu (30/6). Selain memilih Ketua DPD (konferda),  juga dilakukan pemilihan pimpinan DPC  (Konfercap) di 11 Kabupaten dan Kota. Dari hasil Konferda yang berakhir Minggu sore, Edi Purwanto kembali terpilih dan dipercaya menjadi Ketua DPD PDIP Provinsi Jambi untuk kedua kalinya.

Namun dalam konferda, belum diputuskan siapa sekretaris dan bendahara yang akan mendampingi Edi memimpin PDIP Jambi lima tahun ke depan. Selaku Ketua Terpilih,

Edi Purwanto mengucapkan terimakasih kepada seluruh kader PDIP se Provinsi Jambi yang masih memberikan kepercayaan kepada dirinya untuk memimpin kembali DPD PDIP Provinsi Jambi.

‘’ Konferda berjalan dengan aman. Alhamdulillah masih dipercaya oleh kader-kader untuk memimpin," katanya dilansir dari Jamberita.com, Minggu (30/6) sore. Menurut Edi,

Sekretaris dan Bendahara pemilihannya diambil alih oleh DPP. Itu adalah hasil musyawarah yang dilakukan saat Konferda. "Tidak ada deadlock dalam pemilihan," ujarnya.

            Dia menegaskan,  Sekretaris dan Bendahara tinggal menunggu keputusan dari DPP siapa yang nantinya akan ditunjuk.

            Sementara itu, untuk Ketua DPC masih diisi wajah wajah lama. Kota Jambi misalnya, Ketua adalah MA Fauzi dengan Sekretaris Suprapti dan Bendahara  Heru Iskandar. Lalu, Muaro Jambi terpilih sebagai Ketua Yuli, Sekretaris  Ahmad Sofian dan Bendahara Faatumbu Duha. Batanghari yang dipercayai sebagai Ketua adalah Akmaluddin, Sekretaris Ibrahim
dan Bendahara Purwanto.

            Selanjutnya Kabupaten Tebo, Ketua terpilih adalah Wartono Triyan, dengan Sekretaris Ihsanuddin dan Bendahara Sidi. Berikutnya, Kabupatgen Bungo, Ketua Gusriyandi, Sekretaris : Al Jupri dan Bendahara  Ahmadi. Kemudian, Sarolangun, Ketua  Hilallatil Badri, Sekretaris  Herman, dan Bendahara  Tarmizi.

            Lalu, Kabuapaten Merangin, yang dipercaya sebagai Ketua DPC PDIP adalah Khafied Moein, Sekretaris  Suli Handoko, dan Bendahara  Harmaini. Kerinci, Ketua Yenweh, Sekretaris Adi Purnomo dan Bendahara Jendril. Sungai Penuh, Ketua Hardizal, Sekretaris Handoko Winata dan Bendahara Dewi. Berikutnya, Tanjab Barat, Ketua Mulyani Siregar, Sekretaris  Hamdani, dan Bendahara Abdullah.  Terakhir, Tanjab Timur, Ketua Gatot Sumarto, Sekretaris  Guntur, dan Bendahara  Humisar.

            Mereka semua terpilih berdasarkan hasil yang diputuskan oleh DPP. Beberapa nama adalah orang-orang yang menjadi pejabat publik, seperti Wakil Bupati Sarolangun dan Ketua DPRD Tanjab Barat. Juga ada mantan Wakil Bupati Merangin, Caleg Terpilih dapil Bungo - Tebo, Caleg Terpilih Batanghari - Muaro Jambi, dan Caleg Terpilih DPRD Kota Jambi.

            Pantauan di lokasi acara, konferda PDPI kemarin dihadiri tiga kepala daerah. Yaitu Bupati Tanjabbar  Safrial, yang juga kader PDIP. Cek Endra selaku Bupati Sarolangun dan Fasha selaku Walikota Jambi. Keduanya merupakan kader Golkar.

            Banyak yang mengaitkan kedatangan Fasha dan Cek Endra tersebut ada hubungannya dengan rencana keduanya maju pada Pilgub Jambi 20020 mendatang. Kedatang keduanya juga disebut sebut sebagai sinyal meminta dukungan PDIP yang notabene sebagai pemenang pemilu di Jambi.

            Ketua DPD PDIP Provinsi Jambi, Edi Purwanto, mengatakan tiga kepala daerah itu hadir karena memang diundang dalam kegiatan terbesar PDIP. ‘’ Semua kepala daerah kita undang. Namun memang ada yang menyatakan izin tidak bisa hadir. Bupati Merangin misalnya, beliau juga menyatakan datang, tetapi beliau terlambat," katanya.

            Edi juga menjelaskan, kehadiran Cek Endra dikarenakan memang selama 2 kali dicalonkan PDIP selalu mendukung. 2017 lalu saja dukungan PDIP satu paket dengan wakil juga merupakan kader PDIP. "Jadi wajar saja beliau hadir dikarenakan sebagai ucapan terima kasih kepada PDIP," ujarnya.

            Lalu, kehadiran Fasha, Edi mengatakan sebagai Walikota, Fasha diundang karena cara mereka digelar di Kota Jambi. " kan tidak elok dong acara di Kota Jambi, tapi Walikota nya tidak kita undang," ujarnya. (**)

 

 



Tags:


BERITA BERIKUTNYA