PAN Sulit Kendalikan Partai Koalisi, Diam Diam Tiga Petinggi Parpol Bertemu Al Amin Nasution

Rabu, 10 Juli 2019 - 05:34:54 WIB - Dibaca: 4762 kali

()

JAMBI- Hingga Selasa (9/7) kemarin, Partai Politik (Parpol) koalisi pengusung Zumi Zola- Fachrori Umar, PAN, PKB, Nasdem, Hanura dan PBB masih belum solid dan satu suara dalam memutuskan dua nama yang akan diusulkan ke Tim Panitia seleksi (Pansel) DPRD Provinsi jambi sebagai calon wakil gubernur (cawagub) Jambi. Tujuh nama yang sebelumnya dikirim PAN ke DPP sepertinya mentah di tengah jalan.  

Sebelumnya,  PAN sudah mengusulkan tujuh cawagub ke DPP. Yaitu, Madian Saswadi, Nalim, Jefri Hamas Hutagalung, Bambang Bayu Suseno. Lalu dua tambahan yang mendaftar di DPP Rahman dan Dipo Ilham Jalil. Memang posisi cawagub ini seharusnya jatah PAN. Namun, dalam perjalanannya,           sebagai partai utama pengusung Zumi Zola-Fachrori, PAN seperti  tak berdaya dan tidak bisa mengendalikan paratai koalisinya.

Makanya, pengajuan dua nama calon pendamping Fachrori itu pun molor. Sebab, hingga hari terakhir pengajuan, Senin, 8 Juli lalu, tidak ada nama yang diusulkan.  Sinyalemen ketidaksolidan partai koalisi ini makin kentara setelah tiga anggota partai koalisi, PKB, PBB dan Hanura melakukan pertemuan dengan Al Amin Nasution, di sebuah cafe di Kota Jambi Selasa (9/7) kemarin. Untuk diketahui, Al Amin Nasution disebut sebut calon dari PKB cukup bernafsu mengisi posisi wakil gubernur Jambi.

            Saat ini, PAN dan koalisinya masih punya waktu hingga tanggal 16 Juli untuk membahas nama cawagub yang akan diusulkan.  Salah satu parpol koalisisi, PBB mendukung perpanjangan waktu tersebut, karena memang nama yang akan diajukan belum ada kesepakatan antar seluruh koalisi. "Kami optimis dengan perpanjangan waktu ini bisa ajukan nama tersebut ke dewan," kata Ketua DPW PBB Provinsi Jambi, Yulius Nur, dilansir dari jamberita.com, Selasa (9/7).

            Menurut Yulius, sejauh ini memang belum ada jadwal kapan koalisi akan duduk bersama untuk menentukan nama yang akan ajukan. Selama ini yang dilakukan hanya komunikasi secara informal. Semuanya masih sangat cair dan belum mengerucut. "Belum ada jadwal khusus membahas pertemuan tersebut," ujar Anggota DPRD Kota Jambi ini.

            Melihat penomena yang terjadi, PAN harus cepat mengambil sikap dan merangkul partai koalisi lainnya. Jangan sampai jatah posisi wagub tersebut malah jatuh ke tangan calon dari luar PAN.    Apalagi, calon dari PKB lain seperti Al Amin Nasution terus bergerilya meloby anggota partai koalisi. Jika dibiarkan berlarut, bisa saja calon dari PAN dislib oleh Amin. 

            Dilansir dari jamberita.com, M. Yusuf selaku Ketua DPD Hanura Provinsi Jambi membenarkan pertemuan dengan Al Amin Nasution. Dia mengaku diundang sarapan pagi oleh Al Amin Nasution. Adapun yang dibahas adalah keinginan Amin mengisi jabatan wagub. "Kami diundang dan memang Bung Amin ada keinginan untuk mengisi Wakil Gubernur itu," katanya, Selasa (9/7).
            Apakah Hanura mendukung Al Amin Nasution?  Secara pribadi, Yusuf menyatakan dirinya mendukung Al Amin Nasution untuk maju. Sementara secara kepartaian sekarang ini semuanya masih dalam tahap komunikasi. "Dan tentunya pasti dengan kesepakatan seluruh koalisi," tukasnya

Terpisah, Sekretaris DPW PAN Provinsi Jambi, Khusaini mengaku tidak diajak dalam pertemuan yang dilakukan tiga partai koalisi dengan Al Amin Nasution. Meski demikian, dia mengatakan terus melakukan komunikasi dengan semua partai koalisi. ‘’ Saat ini kita tinggal

bertemu dengan seluruh partai untuk memastikan siapa yang akan diusulkan,’’ katanya.

            Khusaini yakin dalam waktu dekat PAN dan partai koalisisi sudah ada kesepatan soal dua nama yang akan diajukan. "Kita berharap dalam waktu yang tersisa bisa usulkan nama tersebut," sambungnya.

            Selama ini, Khusairi mengaku memang belum ada bertemu langsung dengan seluruh koalisi dalam bentuk formal. "Sejauh ini komunikasi masih dalam bentuk informal, tinggal klop kan semuanya," ujarnya.
            Dia berharap tidak akan ada lagi hambatan untuk mengusulkan nama tersebut. Karena dari awal pihaknya berharap pengusulan ini sudah selesai dari sebelumnya. "Semuanya bisa selesai dan koalisi bisa menerima nama-nama yang akan dibawa," tukasnya.

            Untuk diketahui, pengusulan nama cawagub ini sudah 2 kali diperpanjangan. Sebelumnya pengusulan nama dijadwalkan paling lambat 2 Juli. Lalu diperpanjang pada 8 Juli pada saat pertemuan pansel dengan seluruh partai koalisi. Kemudian jadwal tersebut diperpanjang lagi hingga 16 Juli mendatang. (isw/kum)

 

 

Pengusulan nama Wakil Gubernur diperpanjang hingga 16 Juli mendatang. Hal itu dilakukan oleh Pansel ketika pukul 00.00 WIB pada 8 Juli kemarin tidak ada satupun nama yang masuk untuk diajukan.

PBB pada posisinya melihat perpanjangan waktu yang diberikan adalah bagus. Hal ini dikarenakan memang nama yang akan diajukan belum ada kesepakatan antar seluruh koalisi. "Kami optimis dengan perpanjangan waktu ini bisa ajukan nama tersebut ke dewan," kata Ketua DPW PBB Provinsi Jambi, Yulius Nur, Selasa (9/7/2019).

            Ia menyebutkan, sejauh ini memang belum ada jadwal kapan koalisi akan duduk bersama untuk menentukan nama yang akan ajukan dan sejauh ini hanya komunikasi secara informal. Semuanya masih sangat cair dan belum mengerucut. "Belum ada jadwal khusus membahas pertemuan tersebut," ujar Anggota DPRD Kota Jambi ini. (am)

 

Koalisi pengusung Zumi Zola - Fachrori Umar melakukan pertemuan dengan salah satu calon Wagub PKB Al Amin Nasutiob. Namun pertemuan itu hanya dihadirkan oleh 3 partai koalisi, yaitu PBB, PKB, dan Hanura.
            Didalam pertemuan tersebut juga ada calon yang memang getol gerilya untuk mendapatkan dukungan, Al Amin Nasution. Ketika dikonfirmasi masalah pertemuan tersebut, M. Yusuf selaku Ketua DPD Hanura Provinsi Jambi membenarkan pertemuan tersebut.
Pihaknya diundang sarapan pagi oleh Al Amin Nasution dalam pertemuan tersebut.
            Adapun yang dibahas adalah keinginan beliau untuk mengisi jabatan tersebut. "Kami diundang dan memang Bung Amin ada keinginan untuk mengisi Wakil Gubernur itu," katanya kepada Jamberita.com, Selasa (9/7/2019).
            Ketika ditanya dengan pertemuan tersebut apakah Hanura mendukung Al Amin Nasution? Yusuf menyatakan dirinya mendukung Al Amin Nasution untuk maju, tetapi secara pribadi. Untuk kepartaian sekarang ini semuanya masih dalam tahap komunikasi. "Dan tentunya pasti dengan kesepakatan seluruh koalisi," tukasnya. (am)

 



Tags:


BERITA BERIKUTNYA