JAMBI - Hingga pukul 20.30 Wib, Selasa malam, lima partai kolaisi pengusung Zumi Zola- Fachrori Umar, PAN, PKB, Nadem, Hanuran dan PBB belum juga menyerahkan dua nama cawagub Jambi ke Pansel DPRD Provinsi Jambi. Sebab, hingga sore kemarin, belum ada kesepahaman dari partai koalisi tentang dua nama yang akan diusulkan. Baru PAN, PKB dan Hanura yang sudah bertemu. Sementara Nasdem dan PBB menghilang, Sehingga komunikasi koalisi jadi buntu.
Selasa malam, pukul 20.30 Wib, Ketua Pansel, Nasri Umar mengatakan pihaknya belum mendapatkan berkas dari Gubernur mengenai nama Calon Wakil Gubernur yang diajukan. Meskipun begitu pihaknya tetap akan akan menunggu hingga pukul 00.00 WIB, Selasa tengah malam. "Belum ada masuk, kami posisi masih menunggu," katanya ketika ditemui awak media.
Menurut Nasri. dalam beberapa waktu dia ada dihubungi oleh salah satu partai koalisi. Intinya koalisi tersebut meminta perpanjangan waktu kembali minimal 1 hari. "Kita tidak tahu apa masalahnya. Kenapa akhirnya meminta perpanjangan ulang," ujarnya.
Yang jelas, Nasri menegaskan pihaknya hanya akan menunggu. Untuk perpanjangan waktu sepertinya tidak bisa diberikan lagi. "Kita dalam posisi tidak bisa memutuskan. Ketika tidak ada nama yang diserahkan, maka kita tidak akan bekerja," tukasnya.
Sebelumnya, Selasa siang, DPW PAN Provinsi Jambi menggelar jumpa pers.
Ketua DPW PAN Jambi H Bakri mengatakan, komunikasi politik partai koalisi hingga Selasa siang masih buntu. Partai koalisi belum ada duduk bersama. "Sampai saat ini kita masih menunggu," kata H Bakri, Selasa siang.
Menurut Bakri, sebelumnya pihaknya telah melakukan pertemuan dengan PBB dan Hanura pada Sabtu malam. Ketika itu PAN mengusulkan dua nama, yaitu H Abdul Rahman dan Madian Saswadi. Kemudian PKB mengajukan Amin Nasution.
"Tapi saat hendak mau melakukan pendaftaran kemarin (Senin), PBB dan Hanura tiba-tiba hilang sinyal. Tidak bisa dihubungi. Tetapi tidak tertutup kemungkinan sampai jam 00.00 ada perkembangan-perkembangan, kita masih menunggu," kata Bakri.
Sementara itu, diwaktu bersamaan, cawagub yang diusulkan oleh PKB, Al Amin Nasution mendadak hadir di DPW PAN Provinsi Jambi. Kedatangan Amin tersebut diduga terkait dengan buntunya kesepakatan antara parpol koalisi.
Kepada wartawan, Amin mengatakan kedatangannya ke DPW PAN adalah untuk silaturrahmi. Dia menegaskan, namanya yang dicalonkan dari PKB sudah final. "Klir, nama kita direkomendasikan oleh DPP," katanya.
Menurut Amin, sejauh ini komunikasi yang pihaknya lakukan berjalan paralel dengan parpol koalisi. Terkait ada dinamika, kata dia, hal itu biasa saja. "Karena yang muncul ini bukan calon dari partai, tetapi adalah calon dari koalisi," ujarnya.
Amin yakin dua nama (termasuk nama dirinya) akan diusulkan ke pansel DPRD.’’Saya dan partai lain adalah orang-orang yang optimis. Saya yakin dalam waktu yang tersisa bisa menyampaikan nama tersebut. Untuk kepentingan Jambi kedepan, kami optimis," tegasnya.
Selang beberapa saat setelah kedtangan Amin, Sekretaris DPD Hanura Provinsi Jambi Budimansyah juga mendatangi DPW PAN Jambi. Budiman datang sendiri sekitar pukul 16.00, Selasa (16/7). Kehadiran Budimansyah ke Rumah PAN Jambi memang untuk membahas masalah kesepakatan Wakil Gubernur yang akan diajukan.
Setibanya di kantor DPW PAN, Budimansyah langsung masuk ke salah satu ruangan yang didalamnya sudah ada Al Amin Nasution. Ketika ditanya wartawan, Budimansyah belum menyatakan apapun. Hanya saja memang nanti akan ada pernyataan yang akan disampaikan. "Pernyataan apa, nanti ya," ujarnya. (isw)