JAMBI -Konflik mahasiswa dan pihak manajemen kampus Unaja terus berlanjut. Ketegangan antara kedua belah pihak kembali terjadi, Selasa (16/7) kemarin. Sejumlah mahasiswa yang mendatangi kampus untuk meminta surat skorsing dan surat perjanjian antara mahasiswa tidak mendapat pelayanan yang baik. Bahkan mereka dilarang masuk ke dalam kampus.
"Kami tidak dibolehkan security masuk kampus. Padahal kami cuma mau minta surat skorsing sama surat kejelasan ke kampus yang kami juga tidak tahu apa itu isinya," kata Presiden Mahasiswa Unaja, Hery Ramadhani kepada wartawan.
Hery menyebut pihaknya hanya akan mengambil surat skorsing dan surat perjanjian untuk mahasiswa semester akhir yang akan berakhir, Rabu (17/7). Pihaknya juga tidak mengetahui apa perjajian itu.
"Mereka (pihak kampus) menyebut kami akan mengacau akreditasi? Atau mereka hanya takut kemenristekdikti yang hadir pada hari ini sebagai asesor akreditasi mengetahui permasalahan dan ketidakjelasan kampus terhadap mahasiswanya?,"ungkapnya.
Menurut Hery, mereka hadir hanya untuk meminta surat surat skorsing dan kejelasan surat perjanjian yang mereka buat. ‘’ Kenapa harus ditahan? Kita juga meminta izin masuk secara baik baik. Tapi pihak security malah memarahi dan mengancam. Sungguh menyedihkan apa yang telah terjadi di kampus kami,"tandasnya.
Sementara itu, Kepala Biro Kemahasiswaan, Alumni dan Kerjasama Unaja, Zet Hariyanto mengklaim kehadiran Hery Cs bisa bikin kacau suasana akreditasi dari kementerian Ristekdikti kampus yang sedang berlangsung. "Sekarang sedang ada akreditasi kampus. Saya curiga mereka ini malah ngacau saja," katanya.
Dia juga mempertanyakan kehadiran mahasiswa tersebut kenapa harus Selasa kemarin, bertepatan dengan akreditasi kampus. "Kemarin (Senin) kan bias. Kenapa hari ini (Selasa)," ujarnya.
Menurut dia, saat ini mahasiswa tersebut resmi diskorsing selama satu tahun oleh Unaja. Karena tidak bisa dibina. Jadi selama itu mereka tidak bisa ke kampus. Ia juga mengklaim sejumlah mahasiswa sudah kembali ke asrama dan sudah mengikuti perkuliahan.
Pantauan Jambi One di lokasi, aksi bersitegang antara mahasiswa dan scurity terjadi di gerbang kampus. Bahkan aksi saling tunjuk antara satpam dan mahasiswa pun tak terelakkan.
Mahasiswa juga tidak di izinkan sama sekali untuk masuk ke dalam area kampus. Sementara di dalam kampus Unaja tampak sepi dari aktivitas mahasiswa. Tak seperti biasanya parkiran yang ramai kendaraan, kemarin tampak lengang. Hanya ada beberapa kendaraan saja. (isw)