JAMBI - Warga RT.11 Kenali Asam Bawah, Perumahan Idaman Kecamatan Kotabaru melalukan pembuatan sumur bor sedalam 40 meter namun yang keluar dari sumur gas bumi.
Ruli warga RT 11, Kenali Asam Bawah mengatakan awalnya di sumur tersebut digali biasa saja. Namun, lama kelamaan terdapat bunyi gemuruh di dalam sumur tersebut. "Lima hari lalu menggalinya ini bang, awalnya biasa saja lama lama ada bunyi gemuruh," katanya, Senin (29/7/2019)
Dia menyebutkan, warga sekitar termasuk dirinya kerap melihat sumur tersebut. Namun, naas nya pada Minggu malam Senin dirinya dan sejumlah warga melihat sumur tersebut yang berbunyi gemuruh. "Saat itu ada yang ngidupin rokok jarang nya sekitar 1 sampai 1,5 meter langsung nyambar apinya," jelasnya.
Dia juga mengaku, rumah tersebut belum di huni pemiliknya. Bahakan masih tahap pembangunan. "Kalau pemiliknya ga tau siapa ya belum kenal. Kejadian api itu pihaknya langaung menghubungi pak rt setempat,"ungkapnya.
Tidak selang lama, RT setmpat datang bersama dengan petugas pertamina untuk melakukan penanggulangan api yang berasal dari gas. "Baru di pasang saluran dan Gas supaya tidak membahayakan warga," bebernya.
Ruli menegaskan, gas tersebut diduga gas jenis rawa. Saat ditanya adakah gas tersebut akibat kebocoran atau yang lainnya dari pertamina. Ia menegaskan jika gas tersebut murni berasal dari sumur. "Ini murni dari sumur dan itu juga di pastikan orang pertamina yang ke lokasi," tandasnya.
Sementara itu, Asset 1 Government & PR Assistant Manager PT Pertamina EP Jambi, Andrew saat di konfirmasi mengatakan pihaknya telah mengambil langkah untuk membantu warga agar tidak terjadi hal yang tidak di inginkan. "Kita sudah melalukan pemasangan pipa sehingga gas dapat kita jauhkan dari pemukiman warga dengan cara memasang pipa besi,"katanya.
Ia tidak dapat memastikan kapan gas tersebut akan berakhir dan api akan padam. "Kalau itu tergantung gas yang ada didalam, kita geser posisinya dengan pipa itu untuk menghindari dari keramaian warga," jelasnya
Andrew menyebutkan pihaknya mendapat informasi datu warga malam tadi."Sehingga kita langsung melakukan penanganan,"ucapnya.
Ia juga meminta agar warga tidak mendekati sumur tersebut dengan membawa puntung rokok. Atau jenis api lainnya. "Kalau membawa bisa jadi bahaya nanti," tandasnya.(isw)