Kepulan Asap Masih Banyak di Lahan Gambut, Ancam Udara Jambi

Jumat, 09 Agustus 2019 - 07:50:07 WIB - Dibaca: 1850 kali

(eko siswono/Jambione.com)
JAMBI --  Ancaman asap masih menghantui Jambi ini terlihat dari hasil pantauan Jambi one melalui udara dengan menggunakan hali. Dua kabupaten yang di lalukan pemantauan yakni Kabupaten Mauro Jambi dan Tanjung Jabung Barat (Tanjabbar) masih terlihat kepulan asap yang membumbung tinggi, Kamis (8/8/2019)
 
Pantauan melalui udara itu di lakukan lebih kurang selama dua jam terhitung sejak pukul 11.00 wib hingga pukul 13. 00 wib. Heli yang terbang dari Posko Kebakaran Lahan dan Hutan (Karhutla) yang berada di Bandara Lama Sultan Thaha Saifudin (STS) Jambi itu mengitari sejumlah lokasi karhutla  yang lahan gambutnya terbakar.
 
Penerbangan pertama menuju ke kawasan Kecamatan Kumpeh Ulu, Kabupaten Muaro Jambi di sana tim patroli bersama Jambi one menuju ke lokasi karhutla yang masih berasap yakni di Desa Sipin Teluk Duren asap putih pekat masih terlihat mengepul dan membumbung tinggi.
 
Dari atas heli tampak heli lainnya yang tengah melakukan watter bombing melalui udara di lokasi itu. Heli itu sudah berulang kali bolak balik memgambil air dari lokasi yang tidak jauh dari tempat itu.
 
Di lokasi lain yang kemungkinan lahan yang berbatasan dengan perusahaan PT ADD/OPS RK-RTM Jambi, Kumpeh Ulu dengan titik koordinat S 1derajat 36,22derajat E 103 derajat 51" 11 sekitar pukul 11.52 menit itu petugas karhutla yang terdiri dari BPBD, Manggala Agni, TNI Polri dengan menggunakan selang dan mesin untuk menyedot air dari parit yang ada tidak jauh dari lokasi.
 
Ditempat ini, kawasan sekeliling lokasi yang terbakar itu merupakan lahan sawit yang masih berwarna hijau yang membentang luas.
 
Sedangkan kebakaran yang ada di Desa Arang Arang, Kecamatan Kumpeh Ulu telah padam sehingga tidak ada titik api maupun asap.
 
Kemudian heli bergerak menuju kabupaten Tanjung Jabung Barat di kawasan Sinyerang di sana terdapat banyak sekali titik asap yang masih mengepul. Tetapi asap sudah tidak ada lagi. Terpantau terdapat ada 5 titik lokasi yang membentang secara terpisah di antara perbatasan Jambi Riau.
 
Kawasan yang masih terus berasap itu yang ada di Kabupaten Muaro Jambi ini di perkirakan mencapai 36 ha lebih. Sedangkan untuk Tanjabbar belum di ketahui berapa luassanya. (isw)


Tags:


BERITA BERIKUTNYA