Siap Bersaing, Ridwan Agus-Dulpiah Bisa Jadi Kuda Hitam

Rabu, 28 Agustus 2019 - 05:49:17 WIB - Dibaca: 2082 kali

(ilustrasi)

JAMBI- Dua tokoh media, wartawan senior H Ridwan Agus Dpt dan Pengusaha Media Dulpiah MD ikut meramaikan bursa kandidat calon gubernur dan calon wakil gubernur (Cagub-Cawagub) Jambi. H Ridwan Agus Dpt yang kini menjabat sebagai Ketua PWI Provinsi Jambi dan Bos Jambi TV Dulpiah MD menyatakan siap  maju pada pilgub Jambi 2020 mendatang.

Keduanya mengaku punya modal untuk bersaing dengan kandidat lain. Baik dari segi popularitas, integritas, maupun finansial. Dalam beberapa hari terakhir keduanya terus melakukan konsolidasi dengan berbagai pihak apakah maju lewat partai atau jalur independent.

Seperti diketahui, bulan depan tahapan Pemilihan gubernur (Pilgub) dimulai. Namun hingga kini belum ada calon kandidat yang dengan tegas menyatakan siap maju. Kalaupun ada,  mereka adalah wajah wajah lama yang sudah diketahui track recordnya. Mereka adalah para kepala daerah yang kini masih menjabat.

Beberapa nama yang santer disebut sebut akan maju merebut kursi BH 1 diantaranya, Gubernur Jambi Fachrori Umar,  Bupati Tanjab Barat Safrial, Wali Kota Jambi Syarif Fasha,  Bupati Sarolangun Cek Endra,  Wali Kota Sungai Penuh  Asafri jaya Bakri, Kapolda Jambi Irjen Pol Muchlis AS,  dan Bupati Merangin Al Haris. Lalu dari politisi ada jagoan PAN, H Bakri.

Sayangnya, meski terlihat 'bernafsu' maju merebut kursi gubernur, namun para kepala daerah dan politisi ini masih terkesan malu mengakuinya. Inilah yang membuat dua tokoh, wartawan senior H Ridwan Agus Dpt dan Pengusaha Media Dulpiah MD berinisiatif ikut bersaing.

‘’ Saya lihat beberapa nama yang muncul belum ada yang menyatakan dengan tegas akan maju. Mereka terkesan masih malu malu. Makanya, kita berinisiatif ikut bersaing, karena kita merasa mampu,’’ kata H Ridwan Agus Dpt.

Menurut Ridwan Agus, yang terpenting bagi seorang pemimpin itu ada tiga hal. Yaitu, harus bisa membuat konsep, memposisi dan bisa menulis seperti wartawan. Kemudian harus bisa berkomitmen merealisasikannya. " Selain dikenal, seorang pemimpin itu juga harus mengenal betul geografis wilayah dan masyarakatnya dari semua golongan. Mulai dari kalangan birokrat, legislatif,  yudikatif, hingga rakyat jelata paling bawah," jelas wartawan senior yang biasa dipanggil Pak Haji ini.

Bahkan Ridwan Agus dan Dulpiah menduga tidak semua kepala daerah tahu jumlah desa dan RT di wilayah yang dipimpinnya. " Saya berani bertaruh, tidak semua kepala daerah tahu nama nama kepala desa di wilayahnya. Kalau kami berdua boleh tes, kami sudah punya data nama nama kepala desa se provinsi jambi ini, " tegasnya.

Selain itu, dari pengalaman sebagai wartawan dan pengusaha media, keduanya mengaku tahu betul apa yang diinginkan masyarakat. Makanya, Ridwan Agus dan Dulpiah mengaku yakin mampu bersaing dengan kandidat lain. ‘’ Kita akan terus lakukan konsolidasi dan melihat perkembangan ke depan,’’ tambah Dulpiah.

Selain itu, pria yang biasa dipanggil Bang Dul ini hjuga mengatakan mereka akan melakukan survey internal untuk melihat tingkat elektabilitas dan popularitas mereka berdua. Dan yang tak kalah pentingnya adalah mencari perahu. ‘’ Kalau mau maju kan perlu perahu. Maka kita akan segera membahasnya dengan tim. Atau bisa juga kita maju lewat jalur Independent,’’ pungkasnya.

Melihat sepak terjang Ridwan Agus dan Dulpiah, bukan tidak mungkin keduanya bisa jadi kuda hitam yang merepotkan kandidat lain. Apalagi, bekal pengalamannya di media,  keduanya diyakini sudah tahu betul track record para kandidat lain yang sudah muncul ke permukaan. Terutama para kepala daerah yang kini masih menjabat. (kum)

 

 



Tags:


BERITA BERIKUTNYA