Sambil Nangis Fachrori Ungkap Ada Oknum yang Jahil Bikin Proses Pemilihan Cawagub Jadi Rumit

Selasa, 03 September 2019 - 05:43:08 WIB - Dibaca: 2588 kali

(ist/Jambione.com)

JAMBI - Rumitnya pengajuan wakil gubernur mendampingi Fachrori Umar di sisa jabatannya hingga 2021 mulai terkuak. Terindikasi ada oknum yang tak ingin kader NasDem tersebut memiliki wakil dalam menjalankan program Jambi Tuntas 2021. Indikasi ini diungkapkan langsung oleh Fachrori saat menghadiri rapat paripurna terakhir bersama anggota DPRD 2014-2019 di Ruang Aula Gedung DPRD Provinsi Jambi, Senin (2/9) kemarin. 

            Awalnya, dari atas podium Aula paripurna, Fachrori Umar mengucapkan banyak terimakasih kepada unsur pimpinan dan segenap anggota dewan atas kerjasama yang baik selama ini. "Ini terakhir ya pak. Saya sedih. Saya sangat ingin punya wakil gubernur, tapi ada yang jahil, nauzubillah," ungkap Fachrori sambil menangis tersedu.

            Menurut Fachrori, ada oknum yang jahil dalam proses pemilihan Calon Wakil Gubernur Jambi. "Ya makanya rumit kita," ujarnya. Namun, Fachrori tidak menjelaskan secara rinci siapa oknum jahil yang dia maksud.

            Karo Humas dan Protokol Setda Provinsi Jambi Johansyah mengatakan lebih lanjut pertemuan degan Ketua DPW PAN Provinsi Jambi H Bakri akan kembali direncanakan setelah ia pulang dari luar negeri. "Setelah beliau pulang dari luar negeri, baru tahu soal dua nama yang diusulkan. Dan apakah beliau juga memberikan kesempatan kepada pak gubernur untuk soal wagub, nanti baru tahu ya," jelasnya.

            Sementara itu, Wakil Ketua DPRD Provinsi Jambi Ar Syahbandar berharap di sisa masa jabatan Gubernur Jambi Fachrori Umar dapat mengemban amanah dan melanjutkan program Jambi Tuntas 2021 dengan maksimal. "Ini yang saya tangkap menyangkut soal wakil Gubernur, mungkin mau nya A, tapi disodorkan B. Makanya begitu, jadi kalau dia iba (sedih) itu wajar, saya prihatin," katanya.

            Tetapi disatu sisi lain, menurut Syahbandar ini adalah politik. Dalam PP dan perundang-undangan tidak ada peraturan yang mengatur ketika tidak ada Wagub itu terkena sanksi.

"Ya satu sisi begitu, ini politik gitu, karena vanishment, sanksi nggak ada. Itu nggak ada sanksi. Jadi kalau ada yang bermain, ya tinggal moral, ini gimana ni," pungkasnya.

            Terpisah, terkait pertemuan, Ketua DPW PAN Provinsi Jambi, H. Bakri yang kini tengah berada di luar negeri membenarkan jika pertemuan dengan Gubernur Jambi akan dijadwal ulang.  "Katanya begitu. Tapi sebenarnya saya bisa diwakilkan oleh sekertaris atau wakil ketua. Tapi maunya pak gubernur tunggu saya pulang," katanya saat dihubungi via pesan Whatsapp. 

            "Di partai semuanya kolektif kolegial," sambung H. Bakri yang merupakan bakal calon gubernur dari PAN.

            Sekretaris DPW PAN Provinsi Jambi, Ahmad Khusaini dikonfirmasi terkait onum yang disebutkan Gubernur Jambi Fachrori Umar mengaku tidak tahu. Menurutnya, di partai koalisi, selain NasDem hingga saat ini komunikasi terus terjalin dengan baik. "Kita tidak tahu dengan oknum yang dimaksud, kalau koalisi (di luar NasDem) tidak ada masalah, komunikasi terus terjalin," katanya, kemarin.(fey)

 



Tags:


BERITA BERIKUTNYA