JAMBI- Persaiangan perebutan perahu partai politik sebagai syarat maju di Pilgub Jambi mendatang mulai memanas. Salah satu kandidat bakal calon gubernur (Bacagub) Sy Fasha mulai tancap gas. Dalam satu hari, Jumat (4/10) kemarin, tim pemenangan Wali Kota Jambi itu langsung mendatangi tiga parpol sekaligus. Mereka mengambil formulir pendaftaran cagub guna menggaet dukungan di hajatan paling bergensi lima tahunan nanti.
Kertiga parpol yang didatangi tim pemenangan Fasha itu yakni PKS, Demokrat dan NasDem. Kedatangan para tim tersebut tak lain sebagai bentuk keseriusan meminta dukungan maju di perebutan BH 1 tahun depan.
Ketua tim pemenangan Fasha, A Rahman mengungkapkan pengambilan formulir lebih awal ini menunjukkan keseriusan mereka menghadapi kontestasi Pemilukada serentak 2020 mendatang. "Kami datang atau mengambil (formulir) lebih awal ini sebagai bentuk bahwa kami serius dalam menghadapi Pemilukada ini,"katanya.
Menurut Rahman, mereka mulai bergerak mengambil formulir penjaringan di PKS. Kedatangan mereka disambut langsung oleh ketua DPW PKS Provinsi Jambi Rudi Wijaya dan pengurus. Pada kesempatan itu, Rahman mengatakan PKS bukanlah pihak lain bagi mereka. Sebab, sejak Pilwako pertama dan kedua, PKS selalu menjadi partai pengusung Fasha.
"Harapan kami untuk Pilgub nanti, PKS juga tetap memberikan dukungan kepada Sy Fasha," katanya.
Permintaan dengan nada yang sama juga disampaikan di kantor DPD Demokrat dan DPD NasDem Jambi. A Rahman berharap kedua partai ini bersedia mengusung kandidat mereka Sy Fasha maju di Pilkada Serentak 2020 mendatang. "Terhadap Demokrat kita bukan orang lain lagi. Dan NasDem juga merupakan partai pengusung di Pilwako," ungkap A Rahman.
Tak lupa, kepada ketiga parpol tersebut dirinya menyampaikan permintaan maaf karena ketidakhadiran kandidat secara langsung. Sebab, Sy Fasha memiliki agenda yang tidak bisa diwakilkan. Namun dirinya berjanji akan datang langsung mengembalikan formulir tersebut.
"Kami menyampaikan permintaan maaf Pak Sy Fasha. Pengembalian formulir nanti beliau sendiri yang akan hadir," ujar A Rahman.
Guna meyakinkan pengurus parpol, A Rahman menegaskan Fasha akan memenuhi semua persyaratan dan akan menyanggupi komitmen dengan partai politik tersebut.
Ketua penjaringan Partai Demokrat, Saiful Hasibuan, mengungkapkan terimakasih atas kedatangan tim Sy Fasha. Menurut dia, Fasha merupakan kandidat pertama yang mengambil formulir pendaftaran di DPD Demokrat. "Kami ucapkan terimakasih. Pak Sy Fasha ini merupakan kandidat pertama yang mendaftar. Nanti akan ada kandidat lain. Mereka juga sudah komunikasi,"ujar Saiful.
Terkait dukungan, tidak jauh berbeda dengan partai lain, Demokrat akan melihat pada hasil survei tertinggi dari setiap kandidat yang mendaftar. "Partai Demokrat Fair. Tidak ada main lobi-lobi. Siapa survei yang bagus, maka itu yang akan diusung. Termasuk kader internal," tegas Saiful.
Salah satu kader internal yang dikabarkan maju dari Demokrat adalah Asyafri Jaya Bakri (AJB), Walikota Sungai Penuh yang sejak awal sudah digadangkan akan berpasangan dengan Sy Fasha.
Demikian pula keterangan dari Ismail Makruf, ketua penjaringan NasDem. Partainya juga memiliki mekanisme yang sudah terjadwal. Dan setiap kandidat harus melalui proses tersebut guna mendapatkan dukungan partai NasDem. "Pada partai kami nanti ada pemaparan visi dan misi," kata Ismail.
Selain itu, Ismail juga mengatakan partainya bekerjasama dengan 11 lembaga survei. Namun tim Sy Fasha meminta untuk lembaga survei yang akan mereka gunakan adalah Carta Politika. Hal itu pun disanggupi oleh tim penjaringan partai NasDem. "Tim ini (Tim Sy Fasha) meminta lembaga surveinya dari carta politika. Kita tidak keberatan. Silahkan saja," ujarnya.
Ismail mengungkapkan sudah ada kandidat lain yang mengkonfirmasi. Namun mereka belum menentukan jadwal pengambilan formulir nya. Seperti Al Haris, AJB dan Cek Endra.
Sementara, Ketua DPW PKS Provinsi Jambi, Rudi Wijaya mengatakan, selain Fasha, ada dua kandidat Bacagub lain yang sudah berkomunikasi dengan partainya. "Yang sudah komunikasi dan memang ingin didukung adalah Gubernur Jambi Fachrori Umar dan Bupati Merangin Al Haris," katanya, Jum'at (4/10) kemarin.
Selain itu kata dia, juga ada Bupati Tanjabbar Safrial dan Walikota Sungai Penuh Asafri Jaya Bakri (AJB) yang berkomunikasi dan ingin silaturrahmi. "Tapi Gubernur dan Bupati Merangin memang sudah menyebutkan minta dukungan kepada kami untuk maju sebagai orang nomor satu. Hanya saja yang baru secara resmi cuma Fasha," katanya lagi.
Menurut Rudi, setelah ada calon yang melamar akan mendatangi langsung untuk menanyakan visi misi serta kemungkinan partai mana saja yang akan mendukung. Karena kami sadar, PKS sendiri tidak akan bisa untuk mengusulkan calon. "Setelah itu semua baru akan kita lakukan survei terhadap calon-calon ini," pungkasnya.(fey)