Pengamat: Bisa Saja Strategi ini Menakar Kekuatan Tanpa Dukungan Parpol

Riduwan Mundur Sebelum Bertarung

Selasa, 28 Januari 2020 - 07:52:17 WIB - Dibaca: 1776 kali

(ist/Jambione.com)

JAMBI - Bakal Calon Bupati Bungo, Riduwan Ibrahim (RI) secara mengejutkan mengurungkan niatnya maju di Pilkada Bungo, 23 September mendatang. Ini merupakan kali kedua RI 'Mundur sebelum bertarung'. Sebelumnya, pada Pilkada lima tahun lalu, RI juga mundur dari perebutan BH 1 KZ.

Mundurnya adik kandung Istri gubernur Jambi, Rahima ini sangat disayangkan. Sebab RI digadang-gadang sebagai kandidat kuat menghadapi petahana Mashuri di perebutan kursi nomor satu di Kabupaten Bungo. Selain itu, Riduwan Ibrahim juga sudah memasang baleho dan iklan di surat kabar. Bahkan dia sempat melakukan pembentukan tim pemenangan setiap kecamatan.

Kepastian mundurnya RI ini diketahui dari postingan akun pribadi Riduwan Ibrahim di media sosial. Ia mengucapkan permohonan maaf atas keputusannya mundur dari rencana maju di Pilkada Bungo.

"Terima Kasih utk semua Simpatisan & Pendukung... Mohon maaf tak terkira. Dng ini saya nyatakan mundur pd Pilkada2020 di Kab. Bungo," tulisnya di aku facebook Riduwan Ibrahim.
Postingan Riduwan Ibrahim yang dipublis tersebut lantas mendapat banyak respon dan komentar dari masyarakat.

Salah satu orang dekat sekaligus Tim Pemenangan RI, Abdurrahman membenarkan perihal mundurnya Riduwan Ibrahim tersebut. “Ya Benar, tadi malam (Minggu malam) sekitar pukul 22.00 Wib beliau mengundang orang dekat dan tim-tim inti beliau, termasuk salah satunya saya,” kata Abdurrahman membenarkan postingan RI di Medsos.

Menurut Abdurrahman, RI mengambil keputusan mundur tersebut setelah meminta pendapat dengan para alim ulama mengenai keikutsertaannya di Pilkada Bungo 23 September mendatang. “Alasan beliau sangat masuk akal. Beliau sudah konsultasi dengan para ulama-ulama tingkat nasional terkait pencalonan beliau di Pilkada Bungo," sebutnya.

Dari pendapat serta nasehat para alim ulama menyikapi proses demokrasi saat ini jauh di luar akal sehat. Sebab kata dia, ditakutkan nanti jika RI ditakdirkan menang dan menghabiskan banyak materi, ditakutkan akan mengarah ke yang negatif.

“Kata beliau, saran dan nasehat dari ulama menyikapi proses demokrasi ini sudah sangat jauh di luar akal. Nanti kalau beliau sudah menghabiskan dana begitu banyak, akan mengarahkan beliau kearah korupsi. Ini bukan lagi jalan kebaikan. Melainkan jalan mengantarkan beliau ke neraka. Itu pertimbangan beliau,” jelasnya.

Lalu, kemana arah dukungan tim relawan RI pada Pilkada Bungo nanti? Abdurrahman mengaku RI tidak menyebutkan arah politik pasca dirinya mundur saat pertemuan tersebut.

“Tidak ada secara khusus untuk arah dukungan lain di Pilkada Bungo. Cuma beliau menyampaikan permohonan maaf kepada seluruh tim dan relawan. Khususnya seluruh masyarakat Bungo yang suka atau tidak suka mendukung atau tidak mendukung, beliau minta maaf,” sebutnya.

Lebih lanjut dia mengatakan, dengan keputusan ini, seluruh tim dan relawan RI diminta kembali kepada kegiatan masing-masing seperti semula. Begitupula dengan RI sendiri juga akan kembali fokus dengan usaha yang selama ini ia tekuni.

“Yang jelas ending pertemuan tadi malam itu saja. Dan ucapannya malam tadi, beliau juga mendokan kami yang hadir agar fokus dan kembali pada apa usaha masing-masing dan beliau juga kembali dan fokus ke dunia bisnis beliau," tandasnya.

Orang dekat Riduwan lainnya, Esti juga membenarkan mundurnya sang jagoan. Penjelasannya juga sama dengan yang disampaikan Abdurrahman. "Benar tadi malam (Minggu 26/1) sekitar pukul 22.00 beliu mengundang orang dekat dan tim -tim inti beliu membicarakan masalah tersebut,"kata Esti.

Sementara itu, Riduwan Ibrahim sendiri belum mengeluarkan pernyataan resmi terkait mundurnya dari kancah perebutan BH 1 KZ mendatang. Saat Jambi One menghubungi melalui telepon selulernya, terdengar nada aktif namun tidak diangkat. Begitupun pesan singkat yang dikirim tidak dibalas.

Pengamat politik Jambi, Dony Yusra Pebrianto menilai terlalu dini menyimpulkan bahwa pasca status media sosial yang ditenggarai milik Riduwan Ibrahim menyatakan urung maju di Pilbup Bungo mendatang. Menurut dia, publik belum mendengar langsung dari yang bersangkutan persoalan ini. Apalagi kata dia, ini sebagai suatu pilihan politik RI, maka harapannya RI memberi kejelasan kepada publik mengenai hal tersebut.

"Hemat saya penjelasan langsung itu penting mengingat tidak sedikit pendukung maupun simpatisan beliau patah hati dalam hal ini. Tentu mereka sungguh sangat menunggu-nunggu kejelasan tersebut," katanya.

Selain itu, Dosen Unja ini mengatakan, hingga saat ini Parpol masih dalam posisi menimbang-nimbang arah dukungan. Artinya belum ada keputusan resmi parpol sehubungan dengan dukungan mereka pada Pilbup Bungo mendatang.

Tapi, sehubungan dengan hal tersebut tentu saat ini Parpol juga menginginkan sikap resmi dari RI. Karena parpol juga dalam waktu dekat akan menyatakan arah dukungan pada Pilbup Bungo mendatang. "Tentu ini menjadi pertanyaan, jika seandainya sudah ada parpol yang sudah condong akan mengungsung RI. Dilema pastinya," ujarnya.

"Tapi alangkah baiknya kita menunggu statement maupun klarifikasi yang bersangkutan," tukasnya.

Pengamat politik lainnya, Dori Efendi menilai sikap RI ini tidak lah mengejutkan. Menurut dia, ini bisa menjadi strategi untuk melihat respon masyarakat terhadap dukungan politik dan melihat respon partai politik.

"Sikap yang hampir sama juga ditunjukkan oleh Bupati Tanjabtim yang menyatakan diri maju melalui jalur perseorangan. Artinya mereka sedang menakar kekuatan politiknya tanpa dukungan partai," katanya.

Untuk di Bungo, Dori mengatakan Riduwan sudah mempersiapkan politiknya bergandengan dengan Jumiwang Aguza dari partai NasDem untuk melawan petahana Mashuri.
"Dua kekuataan ini bisa menyaingi kekuatan Mashuri sebagai petahana. Mashuri juga memiliki kedekatan dengan dr. Erik yang memiliki elaktabilitas cukup baik," bebernya.

Namun yang menarik, Riduwan memiliki peluang satu paket politik pada Pilkada 2020. Dia akan berkampanye untuk Gubernur dan untuk pemenangannya. "Ini peluang politik yang baik untuk Riduwan," pungkasnya.(fey/yad)



Tags:


BERITA BERIKUTNYA