JAMBIPRIMA.COM, BUNGO – Respons cepat ditunjukkan jajaran Polsek Muara Bungo bersama Manggala Agni dalam menangani kebakaran hutan dan lahan (Karhutla) yang terjadi di lahan perkebunan karet di RT 03 Kampung Teluk Beringin, Desa Sarana Jaya, Kecamatan Bathin III, Kabupaten Bungo, Sabtu (23/8/2026).
Kebakaran tersebut menjadi perhatian karena terjadi di tengah kondisi lahan yang rentan terbakar. Beruntung, informasi dari masyarakat segera ditindaklanjuti petugas sehingga kobaran api dapat dikendalikan sebelum merambat ke areal perkebunan lainnya.
Kapolsek Muara Bungo AKP Andhi Styawan, S.Tr.K., S.I.K., setelah menerima laporan, langsung memerintahkan Bhabinkamtibmas Desa Sarana Jaya Aipda Feri Mardianto untuk mendatangi lokasi sekaligus melakukan upaya pemadaman.
Sekitar pukul 16.30 WIB, petugas tiba di lokasi dan langsung melakukan penanganan bersama Babinsa Desa Sarana Jaya, personel Manggala Agni serta masyarakat setempat.
Kerja sama lintas unsur tersebut menjadi kunci dalam mempercepat proses pemadaman. Api akhirnya berhasil dipadamkan dan tidak sampai meluas ke bagian perkebunan lainnya.
Kebun Karet Terbakar
Lahan yang terbakar diketahui merupakan kebun karet milik Ahmadi (46), warga Kecamatan Bathin III. Berdasarkan pengecekan awal di lapangan, luas lahan yang terdampak diperkirakan mencapai sekitar 50 x 50 meter.
Meski api berhasil dikendalikan, peristiwa tersebut tetap menjadi perhatian karena sumber api diduga berasal dari aktivitas manusia.
Informasi awal yang dihimpun petugas menyebutkan, kebakaran diduga bermula dari aktivitas seseorang yang hingga kini belum diketahui identitasnya. Orang tersebut diduga hendak pergi memancing dan sempat berhenti di sebuah pondok yang berada di sekitar kebun karet.
Di lokasi tersebut, orang itu diduga membakar sampah. Api dari aktivitas tersebut kemudian diduga memicu terjadinya kebakaran hingga menjalar ke lahan perkebunan.
Namun, dugaan tersebut masih berdasarkan informasi awal yang ditemukan di lapangan. Petugas melakukan pengecekan dan dokumentasi sebagai bagian dari penanganan serta pelaporan kejadian kepada pimpinan.
Imbauan Jangan Bakar Lahan
Saat dikonfirmasi pada Senin (24/8/2026), jajaran Polsek Muara Bungo menegaskan pentingnya kewaspadaan masyarakat terhadap potensi Karhutla. Masyarakat diminta tidak melakukan pembakaran lahan maupun membakar sampah sembarangan, khususnya ketika kondisi lingkungan dan vegetasi mudah terbakar.
“Penanganan Karhutla membutuhkan kepedulian dan kerja sama seluruh pihak. Kami mengimbau masyarakat agar tidak melakukan pembakaran sembarangan dan segera melaporkan apabila menemukan titik api,” ujar petugas.
Menurutnya, laporan cepat dari masyarakat sangat membantu petugas dalam melakukan tindakan awal. Semakin cepat titik api diketahui, semakin besar peluang api dapat dipadamkan sebelum meluas dan menimbulkan kerugian lebih besar.
Selain pemadaman, personel di lokasi juga melakukan pengecekan terhadap area yang terbakar, dokumentasi serta menyampaikan perkembangan situasi kepada pimpinan.
Polsek Muara Bungo bersama unsur terkait memastikan pemantauan terhadap potensi Karhutla akan terus dilakukan. Edukasi dan imbauan kepada masyarakat juga akan ditingkatkan sebagai langkah pencegahan.
Peristiwa di Kampung Teluk Beringin ini kembali menunjukkan bahwa pencegahan Karhutla bukan hanya menjadi tanggung jawab aparat. Kesadaran masyarakat untuk tidak menggunakan api secara sembarangan menjadi bagian penting dalam mencegah kebakaran meluas, terutama ketika kondisi lahan berada dalam keadaan kering dan mudah terbakar.
Dengan kolaborasi antara kepolisian, TNI, Manggala Agni dan masyarakat, setiap laporan titik api diharapkan dapat ditangani sedini mungkin sehingga risiko meluasnya Karhutla dapat ditekan. (Sab)
Dishub Bungo Perketat Pengawasan Parkir, Setoran Juru Parkir Jadi Sorotan
Babinsa Pantau Lahan Sayuran Warga, Dorong Ketahanan Pangan di Bungo
Puskesmas Babeko Bagikan Masker ke Warga, Antisipasi Dampak Kabut Asap
CFD Bungo Jadi Ladang Rezeki, Pedagang Cilor Raup Penghasilan Tambahan
Di Tengah Maraknya Pengobatan Modern, Bekam Masih Diminati Warga Muara Bungo
Kebun Sawit dan Karet Warga Bungo Terbakar, Penyebab Masih Diselidiki
Karhutla Tebo Meningkat, 28 Hotspot Terdeteksi Sepanjang Agustus